Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satpol PP Ciduk Siswa Bolos

Rabu, 4 November 2009, 17:28 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Banyaknya siswa membolos pada saat jam pelajaran berlangsung membuat pihak sekolah dan orang tua siswa gerah. Atas perbuatan tidak terpuji ini, mereka meminta bantuan Satpol PP untuk melakukan penertiban dan memberikan pembinaan bagi siswa yang kepergok bolos sekolah.


Alhasil, dari operasi yang digelar, Rabu (4/11) berhasil diciduk lima siswa yang kepergok membolos saat jam pelajaran berlangsung.

Berbekal pengaduan dari pihak sekolah dan sejumlah orang tua siswa, Satpol PP Kecamatan Jembrana melakukan penyanggongan siswa bolos di di kawasan Monumen Perjuangan Gelar, Dusun Palungan Batu, Batuangung, Jembrana.


Dari hasil penyanggongan tersebut, lima orang siswa setingkat SMA berhasil diciduk. Kelima siswa yakni Dwi Adnyana, Daris Rahman, Asmari Adi dan Teguh Bastian keempatnya siswa kelas II SLUA Saraswati, Negara dan Febi Galih Sayoga siswa kelas III SMK TP 45 Negara.


Kelima siswa yang diciduk sekitar pukul 08.30 itu langsung digelandang menuju Kantor Camat Jembrana untuk diberikan pembinaan awal. Nantinya kelima siswa bandel tersebut akan diserahkan ke pihak sekolah untuk dibina atau diberikan sanksi sesuai aturan sekolah masing-masing.



Salah seorang anggota Satpol PP yang menciduk kelima siswa tersebut mengungkapkan pencidukan diawali dengan diterimanya SMS dari warga kalau ada siswa yang main-main di Gelar pada saat jam sekolah berlangsung.

“Setelah kita cek ternyata benar, mereka kita temukan di kawasan wisata itu,” ujar seorang anggota Satpol PP Kecamatan Jembrana.

Dari informasi yang didapat, kata petugas tersebut, kelima orang siswa itu memang dikenal bandel dan berkali-kali pindah sekolah. “Mungkin karena sekolahnya sudah tidak bisa lagi membina lalu mereka disuruh pindah,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Jembrana, Nengah Sudarma ketika ditemui mengatakan setelah dibina dengan dijemur di halaman kantor camat, pihaknya menghubungi pihak sekolah para siswa bolos tersebut agar perilaku mereka diketahui dan mereka tidak bisa lagi berbohong seperti beberapa siswa yang terciduk sebelumnya.

“Sebelumnya, beberapa siswa yang kami ciduk, membohongi kami dengan tidak menyebut nama aslinya tetapi nama palsu begitupula mereka tidak menyebut dimana sekolah mereka yang sebenarnya,” terangnya.

Camat Jembrana, Ni Wayan Koriani, menambahkan operasi terhadap siswa bolos itu dilakukan lantaran pihaknya banyak mendapat keluhan dari orang tua atau pihak sekolah yang merasa gerah lantaran banyak siswa yang bolos saat jam pelajaran.


“Ini kita lakukan juga demi kebaikan siswa itu. Mereka yang terjaring kita berikan pemahaman bahwa apa yang dilakukan itu merugikan masa depan mereka sendiri, jika mereka terus-terusan bolos apalagi melakukan hal-hal negatif seperti mabuk-mabukan jelas masa depan mereka akan hancur,” ungkapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami