Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Frustasi Sakit Lever, Gatung Diri di Pohon Coklat

Kamis, 12 November 2009, 17:42 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Wayan Sumadita (30) warga Munduk Guwang, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan ditemukan tewas dalam posisi tergatung di pohon coklat belakang rumahnya , Kamis (12/11).


Sumadita nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar itu lantaran penyakit lever yang dideritanya tidak kunjung sembuh. Korban pun sempat dibuat frustasi oleh penyakitnya itu lalu nekat mengambil jalan pintas dengan cara gantung diri.


Tubuh korban pertama kali ditemukan dalam posisi tergatung di pohon coklat oleh ayah kandungnya sendiri I Made Darman sekitar pukul 10.15 Wita. Saat itu saksi baru pulang dari menjemput cucu di sekolah.


Sampai di rumah, saksi kaget ketika melihat tubuh korban dalam posisi tergantung di pohon coklat yang ada di belakang rumahnya. Sontak saksi berteriak minta tolong.



Tak lama warga berdatangan ke TKP dan berupaya memberikan pertolongan kepada korban. Setelah diturunkan dari pohon, korban sudah dinyatakan tidak bernyawa lagi. Begitu juga dengan hasil pemeriksaan tim medis yang menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Pahumas Polres Tabanan Kompol I Made Mundra seijin Kapolres Tabanan AKBP A.A Made Sudana membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, berdasarkan keterangan saksi, korban nekat menghakhiri hidupnya karena frustasi penyakit lever yang diderita korban tidak kunjung sembuh.


“Korban meninggal murni karena gantung diri, di tubuh korban tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan, begitu juga dengan keterangan saksi yang menyatakan korban sering mengeluh karena penyakit lever yang dideritanya tak kunjung sembuh,” pungkas Mundra.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami