Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pratima Rp 100 Juta Lenyap di Pura Dalem Bongkasa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga di sekitar Pura Dalem Bongkasa Jalan Kemuda Perum Penculuk Indah Denpasar, Sabtu (21/11) pagi, gempar. Kawanan pencuri menggasak tempat penyimpanan pratima yang nilainya mencapai Rp 100 juta.
Kasus ini sudah dilaporkan warga setempat, yakni I Gusti Mertayasa (49) tinggal di Jalan Komodo II/16A, Banjar Batas Peguyangan Timur Denpasar.
Pencurian pratima terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Dimana saat itu Jero Mangku, bermaksud bersih bersih di Pura Dalem Bongkasa yang terletak di Jalan Kemuda Perum Penculuk Indah Denpasar.
Saksi heran melihat pintu gudang tempat penyimpanan rusak. Padahal, setahu Jero Mangku, sebelumnya, Rabu (18/11), tempat penyimpanan pratima pintu sudah terkunci rapat.
Akibat hilangnya pratima, saksi melaporkannya ke banjar. Dari hasil pengecekan, ditempat penyimpanan itu, telah hilang 2 buah songsongan uang kepeng, 2 biji bung mas, uang kepeng satakan 2 lakat, pratima arca putrid yang berdiri di atas pedawang (penyu), 1 buah pecanangan berbentuk paksi, 5 buah prerai, 2 buah keris.
“Semua yang hilang benda skaral dan total kerugian 100 juta,†ujar warga setempat.
Aparat kepolisian Poltabes Denpasar timur, yang dihubungi langsung melakukan penyelidikan. Beberapa petugas identifikasi mencari sidik jari para pelaku. Namun hingga berita ini dionlinekan, belum diketahui apakah petugas menemukan sidik jari para pelaku.
Menurut Kapolsek Dentim AKP Gde Ariantha, dari hasil pemeriksaan, Jero Mangku mengatakan, tempat penyimpanan pratima masih terkunci.
“Tapi Sabtu pagi sudah rusak dan pratima hilang. Lagipula ada kerusakan dan langsung dilaporkan ke Polsek Dentim,†bebernya.
Kapolsek mengatakan, selain petugas identifikasi, anjing pelacak dari satwa K9 Polda Bali juga dilibatkan. Namun anjing pelacak sulit mendeteksi jejak pelaku dengan alasan, kasus ini diduga sudah terjadi lama, 12 jam lalu. “Anjing sangat kesulitan mendeteksi jejak pelaku karena kejadianya diperkirakan sudah berlangsung 12 jam lalu,†jelasnya.
Begitu pula dengan jumlah pelakunya. Kapolsek belum bisa menjelaskan berapa pelakunya karena pihaknya masih melakukan penyelidikan dilapangan. “Jumlah pelakunya belum diketahui, masih kita kembangkan,†tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6023 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2354 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan