Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bayi Tanpa Batok Kepala Dirawat Intensif
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah pulang paksa lantaran tidak memiliki biaya persalinan dan pengobatan di Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja, bayi yang terlahir tanpa batok kepala bagian atas hingga bagian otaknya keluar, akhirnya dirawat secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng.
Pasangan suami istri, Kadek Wenten (31) dan Ni Ketut Sukartini (29), warga Dusun Palasari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Selasa (8/12) sedikit lega setelah anak keduanya tersebut dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapat penanganan secara intensif.
Semoga anak saya ini bisa tertolong dengan bantuan dari pihak rumah sakit yang telah memberikan pertolongan kepada anak saya ini, anak saya lahir tanggal tiga yang lalu dengan kondisi otaknya berada di luar, karena tidak memiliki batok kepala bagian atas, ujar Kadek Wenten dengan raut wajah sedih.
Penanganan awal yang dilakukan pihak medis di RSUD Kabupaten Buleleng tersebut dengan melakukan perawatan dan menampung di Unit NICU.
Saya serahkan sepenuhnya kepada dokter, sehingga anak saya ini bisa tertolong, ujar Sukartini.
Sebelumnya, anak laki-laki kedua, pasangan suami-istri Kadek Wenten dan Ni Ketut Sukartini lahir tanpa batok kepala di RS Kertha Husada Singaraja.
Pasutri muda ini tergolong miskin, sehingga pulang dari rumah sakit secara paksa karena tak memiliki uang untuk biaya pengobatan.
Untungnya pasutri itu mendapat bantuan dari sejumlah donatur di desanya sehingga biaya melahirkan sebesar Rp 4,5 juta bisa dilunasi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 231 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 173 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang