Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Bayi Tanpa Batok Kepala Dirawat Intensif
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah pulang paksa lantaran tidak memiliki biaya persalinan dan pengobatan di Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja, bayi yang terlahir tanpa batok kepala bagian atas hingga bagian otaknya keluar, akhirnya dirawat secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng.
Pasangan suami istri, Kadek Wenten (31) dan Ni Ketut Sukartini (29), warga Dusun Palasari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Selasa (8/12) sedikit lega setelah anak keduanya tersebut dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapat penanganan secara intensif.
Semoga anak saya ini bisa tertolong dengan bantuan dari pihak rumah sakit yang telah memberikan pertolongan kepada anak saya ini, anak saya lahir tanggal tiga yang lalu dengan kondisi otaknya berada di luar, karena tidak memiliki batok kepala bagian atas, ujar Kadek Wenten dengan raut wajah sedih.
Penanganan awal yang dilakukan pihak medis di RSUD Kabupaten Buleleng tersebut dengan melakukan perawatan dan menampung di Unit NICU.
Saya serahkan sepenuhnya kepada dokter, sehingga anak saya ini bisa tertolong, ujar Sukartini.
Sebelumnya, anak laki-laki kedua, pasangan suami-istri Kadek Wenten dan Ni Ketut Sukartini lahir tanpa batok kepala di RS Kertha Husada Singaraja.
Pasutri muda ini tergolong miskin, sehingga pulang dari rumah sakit secara paksa karena tak memiliki uang untuk biaya pengobatan.
Untungnya pasutri itu mendapat bantuan dari sejumlah donatur di desanya sehingga biaya melahirkan sebesar Rp 4,5 juta bisa dilunasi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun