Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ditipu Milyaran, Warga Nglurug Polres
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Halaman Mapolres Jembrana tiba-tiba berubah ramai. Pasalnya, puluhan warga Pengambengan, Negara nglurug Polres Jembrana untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh MA (36) senilai milyaran rupiah
Dari informasi yang dihimpun, Senin (28/12) menyebutkan dugaan penipuan oleh MA ini diawali ajakan ibu satu anak ini kepada sejumlah warga yang kebanyakan asal Pengambengan untuk ikut bisnis sejenis arisan. MA mengiming-imingi warga dengan keuntungan hingga 20 persen.
Namun ketika tiba giliran saya dapat dan beberapa warga dapat bagian keuntungan ternyata tidak ada apa-apa, kata salah seorang warga.
Lantaran tidak mendapat apa-apa, warga curiga namun mereka memilih menunggu. Berbulan-bulan kami menunggu kejelasan namun tidak ada kejelasan. Malah kami tidak tahu dimana keberadaannya sekarang karena ketika dicari di rumahnya di Pengambengan, dia sudah tidak ada, sengitnya.
Akhirnya, warga yang merasa tertipu dengan ulah MA ini memilih melaporkannya ke polisi. Menurut warga, MA diperkirakan membawa kabur uang warga sampai mencapai Rp. 2 milyar.
Malah ada yang rela pinjam bank hingga puluhan malah ada yang sampai seratus juta untuk ikut bisnis ini karena tergiur dengan keuntungan yang cukup besar, tandasnya. Perbekel Pengambengan, H Asmuni Turyadi ketika dikonfirmasi Senin (28/12) mengaku baru mengetahui kalau sejumlah warganya ditimpa musibah. Asmuni juga mengaku tidak mengetahui secara persis bisnis yang dijalankan oleh MA.
Saya tidak tahu awal kejadiannya sebelum warga saya melaporkan ke polisi sehingga saya tidak tahu persis, jelasnya.
Asmuni mengaku terkejut kalau warganya tertipu hingga mencapai puluhan juta. Saya dengar informasi warga yang kaya-kaya semua juga ikut bisnis ini sampai menyetor uang belasan bahkan sampai dan puluhan juta, katanya.
Menurut Asmuni, MA itu merupakan warga Pengambengan dan pernah menikah dengan warga Pengambengan juga dan memiliki seorang anak. Aslinya dari Lumajang (Jatim), terangnya.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid, Senin (28/12) mengakui kalau pihaknya menerima laporan penipuan warga Pengambengan, Negara. Menurut Suparta, hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan