Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
ASEPHI: Perijinan Ekspor Harus Dipermudah
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Asosiasi Eksportir dan Produsen handicraft (ASEPHI) Bali mengusulkan kepada pemerintah untuk memindahkan proses birokrasi perijinan ekspor dari pusat ke masing-masing daerah.
Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pengurusan ijin dan mengurangi biaya pengurusan ijin ekspor yang cukup berbelit-belit.
Sekjen ASEPHI Bali Gde Arjawa pada keteranganya di Denpasar, Selasa (19/1) mengakui pengurusan ijin ekspor yang masih tersentralisasi di pusat menyebabkan lambanya proses ekspor dan hal ini sangat merugikan eksportir.
Disisi lain hal ini menyebabkan eksportir daerah tidak mampu bersaing di pasar internasional akibat keterlambatan jadwal ekspor.
Perijinan harus dipermudah, agar kita bisa bersaing dengan negara-negara Asean yang lain supaya dipermudah. Mengurus ijin eksport saja kita masih ke jakarta tidak melalui daerah, kata Gde Arjawa.
Sekjen ASEPHI Bali Gde Arjawa menyebutkan selain masalah birokrasi perijinan, permasalahan biaya angkut yang cukup tinggi akibat tingginya harga bahan bakar minyak juga membebani para eksportir.
Sedangkan berdasarkan data Dinas perindustrian dan perdagangan Bali total nilai ekspor Bali pada 2009 lalu mencapai 500 juta dolar amerika. Pada tahun ini total ekspor Bali ditargetkan meningkat 2,5 persen.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun