Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemkab Desak Pusat Bantu Korban Abrasi

Beritabali.com, Melaya

Selasa, 2 Februari 2010, 20:27 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Abrasi yang menghancurkan sejumlah bangunan di Pantai Tirtakusuma, Candikusuma, Melaya mengundang keprihatinan Pemkab Jembrana. Melalui Wakil Bupati, I Putu Artha, Pemkab Jembrana mendesak agar pusat segera mengucurkan bantuan untuk penanganan abrasi tersebut.

Pantauan di lokasi bencana, selain menjebol sejumlah bangunan, abrasi pantai juga mengikis jalan aspal di pinggir pantai, lokasi acara petik laut sudah tergenang air laut, sejumlah pohon kelapa tumbang dan sejumlah rumah penduduk halamannya dipenuhi oleh pasir laut.

Melihat jebolnya sejumlah bangunan seperti pos Pol Air dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan masuknya air laut ke rumah penduduk, Artha menilai abrasi pantai yang melanda penduduk di pantai Tirtakusuma ini merupakan bencana yang serius karena mengancam jiwa warga.

Ini bencana yang tergolong dahsyat dan sangat membahayakan keselamatan warga disini, kata Artha ketika ditemui di lokasi bencana, Selasa (2/2). Dengan didampingi Kadis PU, I Ketut Swijana, Camat Melaya, I Made Suthama dan Perbekel Candikusuma dan Wayan Bagiayasa, Artha menerima keluhan warga kalau sejak beberapa hari belakangan ini mereka begadang lantaran khawatir kalau-kalau gelombang pasang yang lebih besar suatu saat datang dan menghantam perumahan mereka.

Sudah tiga hari ini kami tidak tidur malamnya untak berjaga-jaga agar segera diketahui jika bencana itu datang lagi, ujar nelayan yang rumahnya persis menghadap pantai yang terkikis abrasi. Supriyanto mengaku kalau seluruh warga yang bermukim di pesisir merasa was-was apalagi hembusan angin yang begitu kencang.

Kami sangat cemas, air laut sekarang makin dekat dengan pemukiman warga. Saat gelombang pasang terjadi, cuma butuh lima menit untuk memporakporandakan bangunan sekitar pantai, keluhnya.

Ketika dikonfirmasi seusai meninjau lokasi bencana, Artha mengaku pihaknya sudah melakukan gerak cepat mengatasi persoalan abrasi. Karena urusan pantai merupakan kewenangan pusat maka Kadis PU sudah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat melalui Balai Sungai Bali-Penida di Denpasar lengkap dengan foto-fotonya, ujarnya.

Selain itu, Artha mengungkapkan kalau pihaknya juga sudah bersurat ke pemerintah pusat agar daerah-daerah yang rawan abrasi segera mendapatkan penanganan. Dari hasil koordinasi saya kemarin, bantuan penanganan abrasi di Jembrana telah dianggarkan tahun ini. Mudah-mudahan bantuan pusat tersebut cepat terealisasi, tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami