Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemkab Desak Pusat Bantu Korban Abrasi
Beritabali.com, Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Abrasi yang menghancurkan sejumlah bangunan di Pantai Tirtakusuma, Candikusuma, Melaya mengundang keprihatinan Pemkab Jembrana. Melalui Wakil Bupati, I Putu Artha, Pemkab Jembrana mendesak agar pusat segera mengucurkan bantuan untuk penanganan abrasi tersebut.
Pantauan di lokasi bencana, selain menjebol sejumlah bangunan, abrasi pantai juga mengikis jalan aspal di pinggir pantai, lokasi acara petik laut sudah tergenang air laut, sejumlah pohon kelapa tumbang dan sejumlah rumah penduduk halamannya dipenuhi oleh pasir laut.
Melihat jebolnya sejumlah bangunan seperti pos Pol Air dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan masuknya air laut ke rumah penduduk, Artha menilai abrasi pantai yang melanda penduduk di pantai Tirtakusuma ini merupakan bencana yang serius karena mengancam jiwa warga.
Ini bencana yang tergolong dahsyat dan sangat membahayakan keselamatan warga disini, kata Artha ketika ditemui di lokasi bencana, Selasa (2/2). Dengan didampingi Kadis PU, I Ketut Swijana, Camat Melaya, I Made Suthama dan Perbekel Candikusuma dan Wayan Bagiayasa, Artha menerima keluhan warga kalau sejak beberapa hari belakangan ini mereka begadang lantaran khawatir kalau-kalau gelombang pasang yang lebih besar suatu saat datang dan menghantam perumahan mereka.
Sudah tiga hari ini kami tidak tidur malamnya untak berjaga-jaga agar segera diketahui jika bencana itu datang lagi, ujar nelayan yang rumahnya persis menghadap pantai yang terkikis abrasi. Supriyanto mengaku kalau seluruh warga yang bermukim di pesisir merasa was-was apalagi hembusan angin yang begitu kencang.
Kami sangat cemas, air laut sekarang makin dekat dengan pemukiman warga. Saat gelombang pasang terjadi, cuma butuh lima menit untuk memporakporandakan bangunan sekitar pantai, keluhnya.
Ketika dikonfirmasi seusai meninjau lokasi bencana, Artha mengaku pihaknya sudah melakukan gerak cepat mengatasi persoalan abrasi. Karena urusan pantai merupakan kewenangan pusat maka Kadis PU sudah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat melalui Balai Sungai Bali-Penida di Denpasar lengkap dengan foto-fotonya, ujarnya.
Selain itu, Artha mengungkapkan kalau pihaknya juga sudah bersurat ke pemerintah pusat agar daerah-daerah yang rawan abrasi segera mendapatkan penanganan. Dari hasil koordinasi saya kemarin, bantuan penanganan abrasi di Jembrana telah dianggarkan tahun ini. Mudah-mudahan bantuan pusat tersebut cepat terealisasi, tandasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun