Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Gilimanuk, Sentra Ayam Betutu
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bagi yang suka dengan kuliner, khususnya masakan daging ayam, kini tidak perlu bingung mencarinya. Karena sejak Sabtu (5/6) Gilimanuk dijadikan pusat kuliner yang khusus menyediakan makanan ayam betutu.
Masakan khas tradisional alias ayam betutu Gilimanuk ini sejatinya sudah cukup lama dikenal masyarakat. Tidak hanya di Bali tetapi hingga di luar Bali sekalipun. Bahkan sejumlah wisatawan asing pun cukup menggemari ayam betutu gilimanuk.
Citarasa khas dengan bumbu pedas yang meresap kedalam daging ayam betutu ditambah sambal bawang, sayur dan kacang goreng menjadi sajian nikmat yang membuat orang menjadi ketagihan. Selain itu apabila pembeli menginginkan tambahan gorengan jeroan ayam juga siap disajikan.
Kekhasan ayam betutu yang ada di Gilimanuk identik dengan nama seorang peracik sekaligus penjual ayam betutu yang pertama kali berjualan di Gilimanuk yakni Men Tempeh. Meskipun Men Tempeh sudah meninggal, namanya masih diabadikan oleh generasi penerusnya.
Bahkan nama betutu Men Tempeh juga sudah melanglang buana hingga ke luar Jembrana termasuk keluar Bali. Di luar Bali, nama Betutu Men Tempeh Gilimanuk termasuk masakannya, sempat dijumpai di kawasan kuliner cukup elite di DKI Jakarta.
Sejalan dengan perkembangannya, kini betutu-betutu selain Men Tempeh kian menjamur di Jembrana termasuk di Gilimanuk sendiri.
Dilatarbelakangi oleh hal itulah, bekas Terminal Gilimanuk yang lama tak terurus dan kumuh, akhirnya dimanfaatkan oleh Pemkab Jembrana untuk dijadikan Pasar Kuliner yang khusus menjual nasi ayam betutu.
Lokasinya pun tidak sulit dicari karena dekat dengan Pasar Gilimanuk. Jadi kalau anda lewat Gilimanuk, akan terasa kurang jika tidak mampir di pusat ayam betutu dan menikmati sajiannya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun