Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satu Tersangka, Enam Perusuh Menyusul

Beritabali.com, Denpasar

Kamis, 10 Juni 2010, 21:33 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polisi telah menetapkan status Made Budiarta sebagai tersangka, sejak Kamis (10/6), menyusul perusakan puluhan mobil yang dilakukan massa dari Paguyuban Jasa Wisata Bali (PJWB), pada Selasa (8/6) lalu. 

Demikian dikatakan Kasat 1 Dit Reskrim Polda Bali AKBP Sakeus Ginting SIK, disela - sela pertemuan dengan wartawan, pada Kamis (10/6). AKBP Ginting menjelaskan, setelah diperiksa dalam waktu 1x24 jam, pihaknya telah menetapkan Made Budiarta sebagai tersangka.

Kita sudah menetapkan satu tersangka, jelasnya kepada Beritabali.com. Dihadapan Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna, AKBP Ginting menjelaskan, polisi tidak hanya menarget satu tersangka dalam hal ini. Karena ada indikasi pelakunya lebih dari satu.

Kemungkinan bertambah karena kita melihat ada pelaku lain di kamera dan photo yang kita miliki. Kita akan identifikasi siapa orangnya, ungkapnya.

Tersangka Made Budiarta, jelas AKBP Ginting, dikenakan Pasal 170 KUHP tentang bersama-sama melakukan kekerasan di muka umum. Pengenaan pasal tersebut, karena Made Budiarta terbukti mengendarai sepeda motor dan melakukan perusakan terhadap mobil taxi yang melintas, pasca demo, Selasa (8/6) lalu.

Dia anggota PJWB dan saat itu naik sepeda motor dan melakukan perusakan. Dia sudah mengakui perbuatannya dan sudah ditahan, sebutnya. AKBP Ginting membantah, aksi perusakan yang dilakukan tersangka Made Budiarta ditunggangi orang lain dan mendapatkan bayaran.

Masih diselidiki, tapi belum ada pengakuan dibayar seperti itu, ungkapnya. Perwira melati dua ini menegaskan, sampai saat ini, kasus kerusuhan demo taxi berujung anarkis sudah memeriksa 11 saksi. Untuk jumlah total pelakunya, polisi tidak bisa berspekulasi karena masih dalam penyelidikan.

Hanya saja, ada 7 pelaku lain yang menyusul Made Budiarta. Itu dibuktikan dari sejumlah gambar kamera dan poto yang dimiliki jajaran Dit Reskrim Polda Bali.

Tujuh yang masih ditarget dan tujuh itu masih perlu di identifikasi siapa orang orangnya. Semuanya terekam di kamera, sebutnya tegas. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami