Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Keluhkan Jalan Rusak Tabanan-Gilimanuk

Jumat, 18 Juni 2010, 08:01 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pengguna jalan dan warga masyarakat Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan kondisi ruas Jalan Tabanan menuju Gilimanuk, karena di sejumlah titik jalan tersebut rusak parah serta becek saat hujan."Jalan jurusan Tabanan-Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini setiap harinya dilewati ribuan pengendara.  

Untuk itu, sudah selayaknya jalan tersebut diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata I Wayan Adi Krisna, warga Tabanan, Jumat (18/6).Ia mengatakan selain bahu jalan tersebut mengalami kerusakan berupa kubangan yang berbahaya bagi pengendara motor juga sangat minim rambu-rambu lalu lintas."Akibat ada perbaikan jalan di sepajang jalan Desa Meliling hingga Antosari, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas sampai berjam-jam. Selain itu dilokasi perbaikan minim rambu lalu lintas," katanya.

Dikatakan, akibat perbaikan kerusakan di sejumlah ruas jalan tersebut perjalanan dari Tabanan ke Gilimanuk yang biasanya ditempuh dalam waktu 2,5 jam, sekarang bisa sampai empat hingga lima jam."Mestinya pemerintah harus memperhatikan kondisi jalan tersebut sehingga jalur lalu lintas Jawa-Bali itu tidak sampai rusak parah, dan pengerjaan jalan juga dilengkapi rambu lalu lintas agar tidak sampai membahayakan pengendara," kata Adi Krisna.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII Bina Marga Pekerjaan Umum Ir. Susalit Alius C.E.S. menyatakan kondisi jalan yang rusak kini sedang dikerjakan."Kami mengharapkan perbaikan jalan oleh pihak pemborong proyek jalan agar cepat diselesaikan dan menutup galian jalan yang menganggang cukup dalam itu," katanya.Ia mengatakan kerusakan jalan tersebut akibat beban jalan oleh lalu lintas yang cukup padat. Selain itu kemungkinan kontur tanah sepanjang jalan tersebut juga labil.



"Selain kontur tanah di sepanjang jalan itu labil, juga akibat pengendara cukup padat," kata Susalit menegaskan. (kms)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami