Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Terungkap Berkat Laporan Warga Negara Asing

Sabtu, 4 September 2010, 20:29 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penyitaan ribuan pretima (benda sakral yang disimpan di pura) oleh aparat kepolisian Polres Badung dari sebuah vila di Kerobokan Badung yang ditempati warga Italia bernama Robert Gamba, ternyata berawal dari laporan warga Negara asing. 

“Sebelum penyitaan ini dilakukan kita menerima laporan dari warga negara asing. Warga negara asing ini bilang di vila Roberto ada barang illegal. Jadi ternyata warga Negara asing ini peduli dengan benda-benda warisan leluhur orang Bali dan tidak ingin pretima sakral itu sampai dikirim keluar Bali,” papar Kapolres Badung AKBP Dwi Suseno, hari ini.

Setelah mendapat laporan adanya pretima yang diduga hasil curian, Dwi Suseno lalu memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan di vila yang ditempati Roberto di wilayah Kerobokan.

“Saat Roberto meninggalkan rumah, anggota kita berhasil masuk ke vila dan memfoto pretima-pretima yang ada di dalam vila. Setelah yakin yang ada di dalam foto itu pretima sakral, baru kita melakukan penyitaan,” ujar Dwi Suseno.Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Ketut Soma menduga sudah banyak pretima yang dikirim keluar negeri oleh Roberto Gamba.

“Dari vila itu kita juga sita sejumlah alat untuk membungkus barang seperti yang digunakan di cargo atau tempat pengiriman barang. Mungkin dikirim lewat jalur laut agar lebih aman,” kata Soma.123 patung pretima, 40 ribu keping uang kepeng, puluhan ikat lontar kuno, dan beberapa jenis pretima lainnya, hingga kini masih disimpan di Mapolres Badung.

 

Aparat kepolisian masih terus menelusuri asal muasa benda sakral ini. Semua pretima sitaan ini diduga kuat merupakan hasil curian dari beberapa pura yang ada di seluruh Pulau Bali. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami