Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kebutuhan Dana JKBM Mencapai Rp 2,3 T

Sabtu, 9 Oktober 2010, 13:29 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi Bali diprediksikan membutuhkan dana mencapai Rp 2,3 Triliyun untuk pendanaan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) atau jaminan kesehatan gratis bagi masyaraakat miskin pada 2011 mendatang.

Peningkatan kebutuhan dana ini sebagai dampak dari peningkatan jumlah penduduk Bali yang kini mencapai 3,9 juta jiwa. Padahal pada tahun lalu estimasi penduduk Bali hanya sekitar 3,6 juta jiwa.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika keteranganya di Renon (9/10) menyatakan peningkatan jumlah penduduk Bali yang cukup drastis ini akibat tingginya jumlah migrasi dari luar Bali menuju Bali.


Dimana peningkatan jumlah penduduk Bali dari migrasi per tahun mencapai 10 persen sedangkan penambahan penduduk dari kelahiran di Bali hanya 1 persen.


Menurut Pastika peningkatan jumlah penduduk Bali secara otomatis akan menyebabkan peningkatan kebutuhan dana dalam implementasi program JKBM di Bali.

Ini perlu jaminan lagi, anda ingat tahun 2008 itu anggaran kita 1,4 Triliyun , 2009 menjadi 1,6 Triliyun, dan 2010 menjadi 2,1 Triliyun, ujar Gubernur Bali.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan peningkatan kualitas hidup di Bali akan menyebabkan makin banyak orang yang berkeinginan tinggal di Bali dan memiliki KTP Bali. Padahal Bali hanya memiliki daya tampung sekitar 1,5 juta jiwa. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami