Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Ada Promotor Tinju dan Bos Bandar Togel
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jajaran Dit Reskrim Polda Bali, menggerebek tajen di areal Puri Satria yang terletak di Jalan Veteran Denpasar. Dalam penggerebekan tersebut, polisi memergoki seorang promotor tinju berinisial ZT dan seorang bos bandar togel bernama Eko.
Penggerebekan yang berlangsung hari Sabtu (20/11) sekitar pukul 10.30 Wita sempat dikagetkan oleh tembakan ke udara. Pasalnya para bebotoh melakukan perlawanan saat polisi masuk ke areal tajen.
Versi sumber di kepolisian menjelaskan, sebelumnya, pihak-pihak terkait telah minta ijin permakluman mengadakan 'tabuh rah' di areal Puri Satria dan disetujui oleh Polresta Denpasar.
Namun belakangan tabuh rah telah melewati batas dari 3 set hingga mencapai 8 set.
8 anggota buser Polda Bali yang tidak masuk dalam penugasan Operasi Pekat Agung 2010 kemudian mendapat tugas dari Kanit Buser Kompol Gede Bambang untuk membubarkan tajen tersebut.
Hanya beberapa anggota buser yang berhasil mendekat ke arena tajen, lantaran dihalang-halangi oleh dua penjaga Puri yang berpakaian hitam hitam.
Merasa mendapat perlawanan, petugas buser terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali.
Buser terpaksa menembak ke udara karena mendapat perlawanan dari penjaga tadi,ungkap sumber kepolisian.
Mendengar bunyi tembakan petugas, ratusan bebotoh tajen yang hadir dengan membayar Rp 20 ribu langsung membubarkan diri.
Dalam penggerebekan tersebut petugas mengamankan dua ekor ayam aduan dan taji.
Menurut sumber kepolisian, di arena tajen ada beberapa orang yang dikenal, diantaranya seorang promotor tinju terkenal berinisial ZT. Promotor tinju ini dulunya pernah ditangkap jajaran Dit Reskrim Polda Bali karena ketahuan berjudi tajen di Gianyar. Namun ZT membantahnya dan mengatakan, bahwa keberadaannya di arena tajen tersebut bermaksud sekadar makan sate.
Selain ZT, di arena tajen tersebut ada pula big boss bandar togel bernisial Eko. Saat ditanya kenapa bandar togel yang disebut-sebut sebagai kapolda togeldi Bali itu tidak ditangkap ? Sumber mengatakan sulit karena tidak ada laporan untuk
menangkap Eko.
Kalau ada laporan, bakal kita tangkap, jelasnya sambil minta namanya dirahasiakan.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar tidak bisa dihubungi. Saat coba dikonfirmasi wartawan, telpon genggamnya tidak aktif. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5146 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3427 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2186 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 897 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan