Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ada Promotor Tinju dan Bos Bandar Togel

Beritabali.com, Denpasar

Minggu, 21 November 2010, 19:39 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Jajaran Dit Reskrim Polda Bali, menggerebek tajen di areal Puri Satria yang terletak di Jalan Veteran Denpasar. Dalam penggerebekan tersebut, polisi memergoki seorang promotor tinju berinisial ZT dan seorang bos bandar togel bernama Eko.

Penggerebekan yang berlangsung hari Sabtu (20/11) sekitar pukul 10.30 Wita sempat dikagetkan oleh tembakan ke udara. Pasalnya para bebotoh melakukan perlawanan saat polisi masuk ke areal tajen.

Versi sumber di kepolisian menjelaskan, sebelumnya, pihak-pihak terkait telah minta ijin permakluman mengadakan 'tabuh rah' di areal Puri Satria dan disetujui oleh Polresta Denpasar.


Namun belakangan tabuh rah telah melewati batas dari 3 set hingga mencapai 8 set.

8 anggota buser Polda Bali yang tidak masuk dalam penugasan Operasi Pekat Agung 2010 kemudian mendapat tugas dari Kanit Buser Kompol Gede Bambang untuk membubarkan tajen tersebut.

Hanya beberapa anggota buser yang berhasil mendekat ke arena tajen, lantaran dihalang-halangi oleh dua penjaga Puri yang berpakaian hitam hitam.


Merasa mendapat perlawanan, petugas buser terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali.

Buser terpaksa menembak ke udara karena mendapat perlawanan dari penjaga tadi,ungkap sumber kepolisian.

Mendengar bunyi tembakan petugas, ratusan bebotoh tajen yang hadir dengan membayar Rp 20 ribu langsung membubarkan diri.



Dalam penggerebekan tersebut petugas mengamankan dua ekor ayam aduan dan taji.

Menurut sumber kepolisian, di arena tajen ada beberapa orang yang dikenal, diantaranya seorang promotor tinju terkenal berinisial ZT. Promotor tinju ini dulunya pernah ditangkap jajaran Dit Reskrim Polda Bali karena ketahuan berjudi tajen di Gianyar. Namun ZT membantahnya dan mengatakan, bahwa keberadaannya di arena tajen tersebut bermaksud sekadar makan sate.

Selain ZT, di arena tajen tersebut ada pula big boss bandar togel bernisial Eko. Saat ditanya kenapa bandar togel yang disebut-sebut sebagai kapolda togeldi Bali itu tidak ditangkap ? Sumber mengatakan sulit karena tidak ada laporan untuk
menangkap Eko.

Kalau ada laporan, bakal kita tangkap, jelasnya sambil minta namanya dirahasiakan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar tidak bisa dihubungi. Saat coba dikonfirmasi wartawan, telpon genggamnya tidak aktif. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami