Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Galungan, Harga Daging Meningkat

Beritabali.com, Negara

Selasa, 7 Desember 2010, 16:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sehari menjelang Hari Raga Galungan, harga daging utamanya babi dan ayam mengalami peningkatan. Peningkatan harga tersebut seiring dengan melonjaknya permintaan terhadap daging.

Tingginya permintaan kebutuhan daging tersebut diakui oleh I Ketut Santra. Ketika ditemui, Selasa (7/12), peternak babi warga Kelurahan Banjar Tengah, Jembrana ini mengaku kalau beberapa hari menjelang pesanan babi yang didapatnya melonjak tajam.

�Puncaknya kemarin dan hari ini,� kata Santra. Untuk menghadapi lonjakan pesanan, Santra mengaku sengaja menyiapkan stok 15-20 ekor babi di luar yang telah dipesan. �Pembelinya tidak hanya dari Jembrana saja tapi ada yang dari luar daerah, misalnya Buleleng,� tandasnya.

Melonjaknya pesanan babi ini juga diiringi dengan meningkatnya harga daging babi. Pantauan di Pasar Umum Negara, Selasa (7/12) jika biasanya daging babi jenis Lendris hanya berkisar antara Rp. 15 ribu-Rp. 16 ribu perkilonya namun menjelang hari raya Galungan meningkat menjadi Rp. 50 ribu-Rp. 55 ribu perkilonya.

Sementara daging babi lokal juga mengalami peningkatan. Jika di hari-hari biasa harganya berkisar antara Rp. 12 ribu-13 ribu namun menjelang hari raya harganya mencapai Rp. 14 ribu-Rp. 15 ribu.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan tingginya permintaan, ketersediaan daging babi boleh dibilang minim. Made Susilawati, warga Penyaringan ketika ditemui di Pasar Umum Negara, Selasa (7/12) mengaku hanya dapat membeli 1,5 kg padahal dirinya hendak membeli 5 kg daging babi.

�Keburu habis sehingga saya hanya kebagian 1,5 kg saja itupun dengan harga Rp. 50 ribu perkilonya,� ujarnya.

Lonjakan harga juga dialami oleh komoditi daging ayam baik ras maupun buras seiring dengan meningkatnya permintaan. Di Pasar Umum Negara, harga ayam potong dipatok dengan harga Rp. 40 ribu perkilonya atau naik Rp. 3 ribu jika dibandingkan dengan Hari Raya Galungan sebelumnya.

�Biasanya puncak kemarin dan hari ini,� kata Sadikin, salah seorang pedagang daging ayam. Kondisi serupa juga terjadi pada harga ayam buras. Kenaikan harga ayam buras rata-rata mencapai Rp. 3 ribu per ekornya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami