Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Akses Ke Gelar, Tersendat
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Objek wisata Gelar di Banjar Palungan Batu, Batuagung, Jembrana kini tidak bisa lagi dijangkau dengan kendaraan roda empat. Pun demikian dengan pengiriman hasil bumi milik penduduk di wilayah tersebut. Pasalnya, sejak dua minggu lalu jalan poros desa di wilayah Lingkungan Munduk Waru, Dauh Waru, Jembrana terhalang dua buah batu besar yang tidak mungkin dilewati oleh kendaraan roda empat.
Pantauan di lokasi, Kamis (16/6), terlihat dua buah batu besar menutupi jalan akses tersebut. Batu-batu tersebut jatuh dari tebing ke badan jalan.
Batu-batu tersebut hanya jalan setapak yang hanya mungkin dilewati oleh kendaraan roda dua satu persatu. Jika ada dua kendaraan roda dua yang ingin lewat pada saat bersamaan, salah satunya terpaksa harus mengalah karena jalan tersebut tidak memungkinkan.
Jika mengendarai kendaraan dalam kondisi berboncengan, yang dibonceng terpaksa harus turun dan jalan kaki saat melewati jalan tersebut. Jalan sempit yang masih tersisa itupun cukup membahayakan lantaran di tepi jalan tersebut terdapat jurang menganga.
“Longsornya sudah terjadi sebelum Galungan, tetapi sampai sekarang belum ditangani,” ujar Nyoman Sutarmi, salah seorang warga Palungan Batu, Batuagung. Akibat jalan terhadang batu besar, puluhan KK termasuk Sutarmi mengeluh karena anaknya sering kali terlambat tiba di sekolah. Selain itu, Sutarmi juga mengeluhkan dirinya tidak bisa lagi mengangkut hasil bumi untuk
dijual. “Kami berharap batu ini bisa segera digeser agar lalu lintas lancar dan kami bisa menjual hasil bumi kami ke kota,” pintanya.
Di tempat terpisah, Perbekel Batuagung, IGM Parnawa ketika ditemui, Kamis (16/12) mengaku kalau puluhan KK warganya yang tinggal bersebelahan dengan Lingkungan Munduk Waru tersebut kesulitan mengangkut hasil bumi lantaran dua bongkah batu besar itu masih menghalangi jalan.
Parnawa mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada Camat, Kesbangpollinmas dan sampai kepada Penjabat Bupati Jembrana. “Hingga kini belum terealisasi padahal masyarakat sangat mengharapkan agar batu besar tersebut segera digeser,” harapnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun