Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Panceklik Ikan, Warga Pengambengan Gelar Petik Laut
Beritabali.com, Jembrana
Senin, 20 Desember 2010,
14:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan warga Desa Pengambengan Kabupaten Jembrana Bali ikut serta dalam upacara petik laut. Lewat upacara ini warga berharap paceklik tangkapan ikan segera berakhir.
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
“Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali,” ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
“Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali,” ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026