Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Panceklik Ikan, Warga Pengambengan Gelar Petik Laut
Beritabali.com, Jembrana
Senin, 20 Desember 2010,
14:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan warga Desa Pengambengan Kabupaten Jembrana Bali ikut serta dalam upacara petik laut. Lewat upacara ini warga berharap paceklik tangkapan ikan segera berakhir.
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
"Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali," ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
"Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali," ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026