Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
DPRD Bali : Proyek By Pass IB Mantra Amburadul
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kalangan DPRD Bali menilai proyek pengerjaan jalan By Pass Ida Bagus Mantra amburadul dan tidak jelas kapan selesainya. Dewan meminta kepada pelaksana proyek untuk bertanggung jawab, mengingat proyek ini memakai uang rakyat hingga ratusan milyar rupiah.
Hal ini terungkap dalam pertemuan anggota dewan dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bali Dewa Putu Punia Asa dan Kasatker Bina Jalan Metropolitan wilayah VIII Riel J. Mantik. Pertemuan juga dihadiri perwakilan kontraktor dan pihak konsultan pembangunan jalan By Pass Ida Bagus Mantra.
"Proyek jalan ini (By Pass Ida Bagus Mantra) benar-benar amburadul. Pihak konsultan sudah menghentikan pekerjaan di lapangan sejak September lalu," kata Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Senin (20/12).
Menurut Suwandi, dalam pertemuan itu, wakil kontraktor dan wakil konsultan yang diutus ikut rapat ke dewan bingung dan tidak bisa menjelaskan proyek itu, terutama menjelaskan secara terinci 24 item yang menjadi kendalanya.
"Mereka tidak bisa menjelaskan apa kendalanya. Proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut amburadul," kata politisi Partai Golkar ini.
Ketua Komisi III DPRD Bali, Putu Agus Suradnyana menyatakan tidak mau tahu dengan alasan-alasan yang disampaikan wakil kontraktor dan konsultan. Alasan yang disampaikan dinilai tidak masuk akal.
"Kontraktor tidak siap dengan keberadaan pengawas dan konsultan orang asing. Mereka tidak bisa berkomunikasi dan berinteraksi, akibatnya pengerjaan proyeknya jadi amburadul," ujar politisi PDIP ini.
Kadis Pekerjaan Umum Bali Dewa Putu Punia Asa menjelaskan, proyek Jalan "By Pass" Prof Dr Mantra dari Tohpati menuju Kusamba Kabupaten Klungkung masuk proyek 'Eastern Indonesia Nasional Road Improvemen Project' (ENRIP Bali 01). Jalan ini mulai dibangun dari perempatan Tohpati Denpasar menuju Desa Lebih, Kabupaten Gianyar dengan nilai kontrak Rp180.819.429.296.
Proyek itu, kata dia, dikerjakan oleh dua kontraktor besar dari Jakarta yakni Jaya Konstruksi dan Duta Graha. Panjang jalan pada ENRIP Bali 01 tersebut mencapai 10,79 kilometer dengan lebar 14 meter.
Hingga 14 Desember 2010, progres fisik dari perencanaan 96,657 persen realisasinya baru mencapai 74,224 persen dan itu artinya minus 21 persen.
Punia Asa menjelaskan, pada 24 September - November 2010 konsultan menghentikan pekerjaannya. Dengan penghentian pekerjaan tersebut dipastikan penyelesaian proyek molor.
"Jika tidak bisa diselesaikan kita siap-siap menerapkan aturan dan mereka terancam dikenakan finalti," tegas Punia Asa.
Pertemuan lanjutan akan digelar 23 Desember 2010. Dewan meminta pihak kontraktor dan konsultan yang berwenang untuk bisa hadir. (bob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang