Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Kejar Wanita Pemasok SS

Jumat, 4 Februari 2011, 18:12 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dibalik tertangkapnya dua anggota DPRD Semarang yang tertangkap saat pesta sabu sabu (SS) di Hotel Ramayana di Jalan Bakung Sari Kuta, pada Selasa (1/2) sekitar pukul 21.45 Wita, polisi tengah memburu seorang perempuan yang diduga bandar SS.

Dalam jumpa pers, pada Jumat (04/02), Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Mulyadi didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar Dwi Putra menjelaskan, kedua angggota Dewan Semarang itu masih menjalani pemeriksaan.

Kornologis penangkapan, menurut Kombes Mulyadi, mulanya petugas menangkap tersangka Eddy Purwanto (37) di lobby Hotel. "Yang bersangkutan sedang di lobby baru selesai transaksi," jelas Kombes Mulyadi.

Tersangka Edy Purwanto menyimpan SS plastik klip terbungkus rokok, dibalik saku celana pendek. Dari pengakuan tersangka anggota Komisi C DPRD Semarang dari Fraksi Demokrat itu, SS seberat 0,56 gram itu sedianya akan diberikan ke tersangka Bambang Sutrisno (45) yang ada di kamar hotel nomor 266.

Berdasarkan informasi itu polisi langsung menyergap tersangka Bambang Sutrisno di dalam kamar. Namun, polisi terus mengawasi penyerahan barang bukti hingga di dalam kamar.

Setelah penyerahan SS seberat 1,9 gram, akhirnya tersangka Bambang Sutrisna yang juga anggota Komisi A DPRD Semarang dari Fraksi PDIP itu diringkus tanpa perlawanan.

Tersangka Bambang Sutrisno sempat membuang paketan SS ke tempat timur, jelas Kombes Mulyadi.Selain mengamankan barang bukti SS, polisi juga mengamankan satu buah korek gas warna hijau. 1 buah gulungan kertas timah rokok yang digunakan sebagai alat pengunaan sabu.

 

 

 

Menurut Kombes Mulyadi dalam pemeriksaan tersangka Edy Purwanto mengaku membeli SS seberat 0,56 gram seharga Rp 1,9 juta dari seorang perempuan di Bali."Tersangka Edy baru selesai transaksi dengan seorang perempuan. Kami duga perempuan itu pengedarnya, masih kita kejar," jelas Kombes Mulyadi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami