Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sampah Kiriman di Pantai Kuta Akan Dikemas Jadi Paket Wisata

kuta

Kamis, 1 Desember 2011, 17:29 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/Ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merencanakan untuk mengemas pengelolaan sampah kiriman di Pantai Kuta menjadi sebuah paket wisata bagi wisatawan yang berkunjung di Pantai Kuta. Hal ini sebagai suatu upaya untuk membalik citra buruk bagi masalah sampah kiriman di pantai Kuta yang selalu di keluhkan wisatawan .

Sekjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Achyaruddin saat ditemui beritabali.com di Kuta, Kamis (1/12) menyatakan upaya mengemas masalah sampah kiriman di Pantai Kuta menjadi suatu paket wisata merupakan ide dari para peneliti dari LIPI dan ITB. Saat ini tinggal mencari kemasan yang tepat sehingga wisatawan ke Pantai Kuta tidak hanya berwisata tetapi juga bisa ikut menjaga kebersihan dan kelestarian pantai.

“Menurut teman-teman LIPI-ITB, ternyata sampah ini bisa menjadi suatu atraksi, kalau dikelola dengan baik dan benar, besok kami akan bicara dengan industri, bagaimana sampah yang terjadi setiap periode, mulai November sampai April itu menjadi kegiatan yang menarik, dikemas sebagai suatu produk daya tarik,” papar Achyaruddin.

Achyaruddin menambahkan secara teknologi sampah kiriman yang datang ke Pantai Kuta terlebih dahulu akan dijaring di tengah laut dengan menggunakan metode Floaton Debris Trap.

Sementara berdasarkan data Dinas Kebersihan dan pertamanan Kabupaten Badung, jumlah sampah kiriman yang masuk ke Pantai Kuta setiap bulannya berkisar antara 500  hingga 1400 meter kubik. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami