Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sampah Kiriman di Pantai Kuta Akan Dikemas Jadi Paket Wisata
kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merencanakan untuk mengemas pengelolaan sampah kiriman di Pantai Kuta menjadi sebuah paket wisata bagi wisatawan yang berkunjung di Pantai Kuta. Hal ini sebagai suatu upaya untuk membalik citra buruk bagi masalah sampah kiriman di pantai Kuta yang selalu di keluhkan wisatawan .
Sekjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Achyaruddin saat ditemui beritabali.com di Kuta, Kamis (1/12) menyatakan upaya mengemas masalah sampah kiriman di Pantai Kuta menjadi suatu paket wisata merupakan ide dari para peneliti dari LIPI dan ITB. Saat ini tinggal mencari kemasan yang tepat sehingga wisatawan ke Pantai Kuta tidak hanya berwisata tetapi juga bisa ikut menjaga kebersihan dan kelestarian pantai.
“Menurut teman-teman LIPI-ITB, ternyata sampah ini bisa menjadi suatu atraksi, kalau dikelola dengan baik dan benar, besok kami akan bicara dengan industri, bagaimana sampah yang terjadi setiap periode, mulai November sampai April itu menjadi kegiatan yang menarik, dikemas sebagai suatu produk daya tarik,” papar Achyaruddin.
Achyaruddin menambahkan secara teknologi sampah kiriman yang datang ke Pantai Kuta terlebih dahulu akan dijaring di tengah laut dengan menggunakan metode Floaton Debris Trap.
Sementara berdasarkan data Dinas Kebersihan dan pertamanan Kabupaten Badung, jumlah sampah kiriman yang masuk ke Pantai Kuta setiap bulannya berkisar antara 500 hingga 1400 meter kubik. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3792 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang