Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Perayaan Imlek 2563 di Vihara Buddha Sakyamuni
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekolah Minggu Buddhis Vihara Buddha Sakyamuni (VBSM) menggelar perayaan tahun baru Imlek 2563, Minggu (29/1). Ratusan anak dan umat larut dalam suka cita perayaan tahun baru Imlek di pelataran vihara yang berlokasi di Padang Udayana, Jalan Gunung Agung, Denpasar. Berbagai acara disajikan, seperti pementasan barong sai, pembagian angpao dan beragam tradisi Tionghoa lainnya.
Ketua Dayakasabha Vihara Buddha Sakyamuni, Romo Sudiarta Indrajaya, menuturkan, perayaan Imlek ini bagi anak-anak sekolah minggu Buddhis ini dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai ajaran moral, seperti kebajikan dan kebersamaan pada anak-anak sejak dini. “Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada tradisi sehingga anak-anak dapat menghargai tradisi dan dapat melestarikannya,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pemberian angpao kepada semua anak yang hadir pada perayaan Imlek itu merupakan bentuk wujud syukur atas anugerah yang diterima selama tahun yang telah lewat dan untuk menyambut tahun yang baru ini. “Paham yang kuat dengan budaya Buddhis, sebelum memulai sesuatu dimulai dengan memberi. Kami ingin anak-anak belajar untuk memberi sesuai ajaran Guru Agung Buddha Sakyamuni, yaitu “Pelepasan”. Lebih baik dan lebih bahagia jika kita bisa memberi daripada menerima, apalagi meminta,” tuturnya.
Pementasan barongsai selain sebagai bentuk menjaga tradisi warisan nenek moyang, juga dimaksudkan untuk menjalin kerjasama dengan vihara-vihara lain di Bali. “Sudah menjadi kebiasaan di vihara kami, setiap Imlek kami selalu mengundang sanggar-sanggar barongsai dari vihara-vihara lain. Tahun ini yang tampil adalah dari Pusaka Tantra Vihara Dharmayana Kuta. Sebelumnya, sempat pula kami mengundang sanggar dari Griya Kongco Dwipayana, Tanah Kilap, TITD Cao Fuk Miao dan dari vihara lainnya,” jelasnya.
Sementara, Koordinator Sekolah Minggu Buddhis Vihara Buddha Sakyamuni, Ninik Liliani, didampingi Ria dan yin, menambahkan, kegiatan perayaan tahun baru Imlek ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan tiap tahun. Dikatakan, mengenai sekolah minggu buddhis ini diikuti sekitar 350 anak dari tingkat playgroup hingga SMA.
“Untuk pengajar ada sepuluh orang. Rutin setiap minggu pagi diisi dengan pujabakti dan belajar dharma. Saat bersamaan orangtua mengikuti Puja Bakti di dhammasala. Jika ada momen-momen tertentu seperti Imlek ini kegiatannya kami kaitkan dengan perayaannya,” pungkasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan