Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Lapas Mulai Dibuka, Ratusan Pembesuk Menjenguk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kondisi lapas Kerobokan sepekan pasca kerusuhan sudah mulai dibuka untuk umum. Selasa (28/2/2012) ratusan pembesuk datang ke Lapas Kerobokan dan ingin bertemu dengan sanak keluarganya. Untuk mengantisipasi membludaknya pembesuk, pihak lapas menerapkan mekanisme baru agar mereka lebih tertib.
Sejak dibuka pukul 09.00 pagi, ratusan pengunjung langsung antre. Petugas juga membatasi jumlah pembesuk yang masuk ke dalam lapas sebanyak lima orang saja. Itu pun jam besuknya dibatasi hanya 30 menit. Meski lebih tertib, tetap saja ada pembesuk yang mengeluh, karena jam berkunjung yang lebih singkat. Bahkan ada pembesuk yang jam besuknya sudah habis kembali antre untuk masuk lagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Kerobokan I Gusti Ngurah Wiratna menyatakan, sesuai instruksi dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI dan Kakanwil Kemenkum HAM Bali, lapas sedianya dijadwalkan dibuka kembali untuk umum. “Kita sudah berkoordinasi dengan petugas lapas. Pola pikir, dan cara kerja harus berubah, sehingga pelaksanaannya juga bisa lebih mudah," papar Wiratna, hari ini.
Selain itu, pihaknya juga mengaku sudah melakukan komunikasi intensif dengan napi dan tahanan. Menurut mantan Kalapas Amlapura, Karangasem itu, mereka sudah siap untuk menerima kunjungan dan bisa tertib menaati peraturan. "Dikunjungi adalah hak-hak dasar para napi. Apalagi saat ini kan banyak keluarganya yang resah pasca kerusuhan lalu," imbuhnya.
Di awal masa jabatannya, Wiratna juga menyatakan siap membenahi lapas. Salah satunya adalah soal pungutan liar (pungli). Seperti terlihat kemarin, beberapa spanduk baru dipasang. Di antaranya berbunyi, “Bantu Kami dengan Tidak Memberikan Apapun kepada Petugas.” “Ini sesuai instruksi kakanwil. Kalau ada yang meminta pungutan silakan dilaporkan. Memang ini kerja yang tidak mudah, tapi kami yakin dengan bantuan semua pihak bisa kami lakukan,” kata dia.
Terkait pemindahan napi, hingga kemarin, Wiratna memastikan tidak ada napi yang dipindah lagi. Namun hal ini belum final, tergantung kebijakan Kanwil Kemenkum HAM. Menurutnya, ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah napi didalam. Nanti pihak lapas Kerobokan akan berkoordinasi dengan lapas-lapas di seluruh Bali dan lapas-lapas terdekat seperti di Jawa Timur. Hingga kini, setelah dikurangi jumlah napi yang dipindah dan bebas, total jumlah penghuni Lapas Kerobokan saat ini adalah 912 orang.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan