Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Simulator SIM Polresta Denpasar Tidak Berfungsi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana menegaskan, dari lima simulator yang ada di Polresta Denpasar, tiga untuk sepeda motor dan dua untuk mobil, sebagian tidak berfungsi. Hanya simulator mobil saja yang bisa diandalkan.
Menurut AKP Made Sarjana, dari lima unit simulator yang ada di Polresta Denpasar memang semuanya belum bisa
dioperasikan. “Tiga unit simulator untuk motor hingga kini masih dalam tahap sosialisasi sedang dua unit simulator untuk mobil sudah difungsikan,” tegasnya saat dikonfirmasi pada Senin (06/08).
Menurutnya simulator berfungsi untuk memberikan simulasi bagi para pengendara kendaraan bermotor untuk memadukan teori dengan simulasi mengendarai sepeda motor atau mobil. Bedanya dengan ujian praktek, kalau menggunakan simulator pengendara hanya melihat layar yang bergerak. Sedangkan pada ujian praktek, kendaraan yang digunakan betul-betul bergerak dan pengemudinya melibatkan emosi yang kemungkinan akan dihadapi saat menggunakan kendaraan di jalan raya nanti.
“Untuk simulasi roda empat, simulasi dengan simulator dulu baru yang dilanjutkan dengan teori dan praktek,” terangnya. Dijelaskannya, ada empat penilaian untuk simulator roda empat ini yang meliputi reaksi, antisipasi, konsentrasi dan perilaku pengemudi itu sendiri. Sementara untuk roda dua penilaiannya, yaitu slalom pas, trikana, reaksi, balik arah, lewati jembatan dan pengereman.
Detailnya, dalam penilaian minimal poin enam puluh dan maksimal seratus. Sementara slalom pas dan trikana minimal poin tujuh puluh. Dalam penjajakan Beritabali.com, lima simulator SIM yang diterima pada Januari lalu sudah terpasang di salah satu ruangan di utara kantor pelayanan SIM Mapolresta Denpasar. Uniknya, hanya satu simulator saja yang nampak terlihat berfungsi dan digunakan oleh beberapa petugas.Perlu diketahui kasus simulator SIM kini menjadi sorotan tajam pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terindikasi mark-up anggaran yang ternyata belum berjalan maksimal.
Bahkan salah seorang petinggi, mantan Karo Lantas Mabes Polri Irjen DJoko Susilo dijadikan tersangka terkait simulator ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun