Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Musim Kering, Ganggu Jadwal Tanam Padi Subak
BERITABALI.COM, TABANAN.
Musim kering tahun ini dampaknya sangat terasa bagi para petani. Karena kekeringan beberapa subak merubah jadwal musim tanam mereka. Seperti Subak Saih, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan yang tak luput dari ancaman kekeringan. Petani setempat terpaksa mengundurkan jadwal penanaman padi lantaran kemarau dan turunnya debit air Ulun Danu di Banjar Batanwani, Desa Kukuh.
Pekaseh Subak Saih, Nyoman Kari, Selasa (4/9) mengungkapkan, kekeringan telah terjadi sejak sebulan lalu. Semestinya, petani di Subak Saih mulai melakukan pewiwitan sejak Senin (3/9) lalu. Mengingat tak ada air yang mengalir, rencana tersebut diundur menunggu giliran pembagian air.
"Luas lahan di Subak Saih 72 hektar. 36 hektar belum bisa menanam padi karena debit air kecil. Sementara 36 hektar lainnya dalam seminggu ini sudah panen. Namun usai panen juga terancam tak bisa menanam padi karena krisis air," terang Nyoman Kari, Selasa (4/9).
Kari menambahkan, pihaknya sejak lama telah menetapkan sistim penanaman berbeda. Sehingga ada yang panen, ada yang siap menanam, karena air harus dibagi agar maksimal dapat mengaliri lahan persawahan. "Namun bulan ini, kita tak bisa melakukan penanaman padi karena debit air kecil. Selama musim kering ini kita tak dapat melakukan penanaman padi," terangnya.
Selama ini, pihaknya hanya mengandalkan air dari Ulun Danu di Banjar Batanwani. Air di Ulun Danu cukup untuk mengairi luas lahan 105 hektar yang ada di Subak Saih dan Subak Delod Kukuh. Saat ini, imbuhnya, debit air Ulun Danu menyusut, sehingga berdampak pada areal sawah yang diairi.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan