Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perusahaan Potong Ayam Disatroni Kawanan Perampok

Selasa, 18 September 2012, 21:32 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Sebuah perusahaan rumah potong ayam, PT. Ciomas Adisatwa yang berada di Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan didatangi kawanan perampok, Selasa (18/9). Aksi kawanan perampok bersenjata tajam dan pistol itu berhasil membawa kabur dua sepeda motor dan menguras isi brankas.

Belum diketahui berapa jumlah kerugian yang diderita perusahaan rumah potong ayam tersebut dan tidak ada korban jiwa dalam aksi kawanan perampok itu. Informasi yang berhasil dihimpun Beritabali.com menyebutkan, aksi tiga kawanan perampok itu berlangsung sekitar pukul 02.30 Wita. Pelaku yang berjumlah tiga orang datang langsung menodongkan pistol di kepala Wayan Rai Adi (34) salah satu petugas sekuriti perusahaan yang bergerak dibidang potong ayam tersebut.

Kedua tangan Rai kemudian ditarik kebelakang oleh pelaku. Tidak lupa pelaku yang berjumlah tiga orang itu menyumpal mulut dan mata Rai dengan lakban. Sekuriti asal Banjar/Desa Nyambu, Kediri itu tidak dapat berkutik. Selanjutnya rekan Rai, Ida Bagus Sutanaya (32) berhasil dilumpuhkan ketiga pelaku. Sutanaya yang berasal dari Banjar Pilisan, Desa Kaba-Kaba ini juga mendapat perlakuan serupa.

Tak ketinggalan, salah seorang pegawai enginering yang ikut tidur di Posko Satpam, Wayan Windu Arta (25) juga dibekap dan tangannya diikat. “Kami tidak melakukan perlawanan karena ditodong pistol. Saya ngga bisa melihat para pelaku, karena mata ditutup,” ungkap Rai Adi. Dua karyawan lainnya yakni Wayan Windu Arta (25) yang kesehariannya bertugas sebagai tenaga enginering serta Ketut Selamet Yasa, (24) yang kesehariannya bertugas di bidang produksi mengalami hal serupa. Dibekap dengan tali sepatu dan lakban sehingga tidak bisa berteriak.

Sebelum Yasa dilumpuhkan pelaku. Ia datang mengendara sepeda motor Jupiter Z dengan nomor polisi DK DK 3693 AU. Korban yang mengenakan jaket warna hitam serta pakai helm turun di depan kantor yang berdekatan dengan Pos Satpam. Ia lalu turun dan memarkir motornya dan sejurus kemudian membuka pintu gerbang. Setelah itu dia membawa motornya masuk, serta kembali menutup pintu gerbang.

“Belum setengah pintu gerbang saya tutup tiba-tiba ada orang pakai baju langsung topi menodongkan pistol di kepala dan pisau di pinggang,” ungkap Yasa. Usai melumpuhkan empat karyawan perusahaan, kawanan pelaku kemudian masuk ke kantor dan membongkar brankas. Pelaku juga membawa kabur dua motor, masing-masing milik Ketut Selamet Yasa berupa motor Jupiter Z Dk 3693 AU dan motor Vario DK 7223 GK milik sekuriti Wayan Rai Adi.

Keempat karyawan yang disekap akhirnya ditolong oleh karyawan lainya yang datang pagi hari. Atas kejadian itu, pihak perusahaan langsung melapor ke polisi. Sejumlah petugas Idetifikasi Polres Tabanan kemudian turun melakukan olah TKP. “Menurut keterangan saksi, jumlah pelaku tiga orang. Salah satunya menggunakan bahasa bali. Kami juga menemukan dua belakas (sajam ) saat melakukan oleh TKP dan kasus ini masih dalam penyelidikaan kami,” jelas Kapolers Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono.

 

 

 

Dikatakannya, selain dua sepeda motor dibawa kabur, pelaku juga menguras isi Brankas. Namun sejauh ini belum diketahui berapa isi brankas tersebut. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami