Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kontraktor JDP Ganti Kerusakan Hutan Mangrove Ngurah Rai

Kamis, 27 September 2012, 21:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kontraktor pelaksana pembangunan Jalan di atas perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua memastikan untuk mengganti kerusakan hutan mangrove di kawasan taman hutan rakyat (tahura) Ngurah Rai Bali, akibat proyek pemasangan tiang pancang.

Para Kontraktor pelaksana pembangunan JDP tersebut diantaranya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, serta PT Hutama Karya. Kepala Proyek Hutama Karya pembangunan jalan tol atau JDP Benoa-Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua Nyoman Sujaya, menyatakan reboisasi terhadap kerusakan hutan mangrove akan dilakukan secara bertahap.

Selain itu reboisasi juga tidak didasarkan pada target tanam pohon mangrove tetapi pada target tanam hidup untuk mengganti pohon yang mati akibat pembangunan JDP.

"Dalam kajian kami, hutan mangrove yang kami tebang hanya 66.000, dari pihak JDP akan ada penggantian, itu satu berbanding dua, jadi kami tanam sebelum jalan tol beroperasi, target kami adalah target hidup, bukan target tanam,” ujar Nyoman Sujaya, di proyek JDP, hari ini (27/9/2012). Nyoman Sujaya menambahkan, khusus mengenai timbunan baru kapur yang digunakan sebagai jalan pemasangan tiang pancang akan segera dikeruk kembali dan ditargetkan pada mei 2013 seluruh proses pengerukan sudah selesai.

 

Sujaya mengakui pengurugan dengan batur kapur selama ini telah menyebabkan peningkatan kekeruhan air laut, tetapi kekeruhan tersebut tidak terlalu mempengaruhi ekosistem laut. Apalagi kekeruhan hanya terjadi saat penimpunan saja. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami