Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kontraktor JDP Ganti Kerusakan Hutan Mangrove Ngurah Rai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kontraktor pelaksana pembangunan Jalan di atas perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua memastikan untuk mengganti kerusakan hutan mangrove di kawasan taman hutan rakyat (tahura) Ngurah Rai Bali, akibat proyek pemasangan tiang pancang.
Para Kontraktor pelaksana pembangunan JDP tersebut diantaranya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, serta PT Hutama Karya. Kepala Proyek Hutama Karya pembangunan jalan tol atau JDP Benoa-Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua Nyoman Sujaya, menyatakan reboisasi terhadap kerusakan hutan mangrove akan dilakukan secara bertahap.
Selain itu reboisasi juga tidak didasarkan pada target tanam pohon mangrove tetapi pada target tanam hidup untuk mengganti pohon yang mati akibat pembangunan JDP.
"Dalam kajian kami, hutan mangrove yang kami tebang hanya 66.000, dari pihak JDP akan ada penggantian, itu satu berbanding dua, jadi kami tanam sebelum jalan tol beroperasi, target kami adalah target hidup, bukan target tanam,” ujar Nyoman Sujaya, di proyek JDP, hari ini (27/9/2012). Nyoman Sujaya menambahkan, khusus mengenai timbunan baru kapur yang digunakan sebagai jalan pemasangan tiang pancang akan segera dikeruk kembali dan ditargetkan pada mei 2013 seluruh proses pengerukan sudah selesai.
Sujaya mengakui pengurugan dengan batur kapur selama ini telah menyebabkan peningkatan kekeruhan air laut, tetapi kekeruhan tersebut tidak terlalu mempengaruhi ekosistem laut. Apalagi kekeruhan hanya terjadi saat penimpunan saja.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang