Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Sanur Festival Gerakkan Ekonomi Kreatif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sanur Village Festival VII tahun 2012 bukan hanya menampilkan aktivitas seni dan budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif, melalui temu bisnis produk ungulan UKM Jawa tengah yang digelar Dinas Koperasi Jawa Tengah, Kamis (27/9/2012).
Koordinator Umum SVF Ida Bagus Wisnu Diwangkara mengatakan festival ini selalu membawa misi ekonomomi kretaif dimana produk-produk kerajinan, kulinari, fashion maupun hortikultura ditampilkan sebagai bagian dari kontak bisnis antara pengunjung dan pedagang yang menjual barang-barangnya.
“Kegiatan ini benar-benar memberikan stimulan kepada para pelaku usaha, terlebih yang baru merintis jejaring usaha,” katanya. SVF memberikan ruang pamer sekaligus kontak bisnis antara pengunjung baik lokal maupun internasional sehingga bukan saja transaksi secara langsung yang terjadi namun juga transaksi yang berkelanjutan.
Pada kesempatan kontak bisnis Kamis (27/9/2012), stand Dinas Koperasi Jawa Tengah melayani pengunjung untuk bertukar informasi maupun transaksi berkaitan usaha dan dagang. Kegiatan interaktif ini sangat diminati pengunjung yang ingin melakukan ekspansi usaha ke Jawa Tengah maupun sebaliknya, memasarkan produk ungggulan Jawa Tengah di Bali.
Selain kegiatan temu bisnis, pengunjung juga tertarik dengan bisnis kuliner, setelah melihat aksi para juru masak yang tergabung dalam Indonesia Chef Association (ICA) dalam persiapan ukir buah dan es spektakuler. Made Berata pengunjung dari Tabanan sangat terkesan, karena sebagai petani melihat secara langsung bagaimana produk hortikultura diolah dengan citarasa seni tinggi.
Ketua Panitia SVF Ida Bagus Gede Sidhartha Putra mengatakan transaksi bisnis di ajang tahunan ini memberikan implikasi positif bagaimana kreativitas warga Sanur mapun peserta yang mengikuti event ini dapat bertemu kembali dengan pengunjung setia SVF maupun pengunjung baru yang secara tidak langsung transaksi bisnis tercipta dengan sendirinya. Festival kali ini diikuti 41 stand kulinari, 24 stand dagang atau bazaar dan 3 arena permainan anak-anak dan dewasa.
Semangat besar untuk memenangkan persaingan pasar yang sehat telah dilaksanakan, usaha perdagangan dengan daya dukungnya untuk menjadi bagian ekonomi kreatif masyarakat diperlukan strategi serta instrumen pendukungnya, dan SVF menjadi jembatan sekaligus medan magnet pariwisata dan ekonomi kreatif.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2033 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1899 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1568 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1398 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan