Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Polsek Sukawati Juara Lomba Penjor HUT Bhayangkara ke-80 di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Polsek Sukawati berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Penjor yang diselenggarakan Polres Gianyar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Gianyar, Selasa (30/6), menjadi ajang pelestarian budaya Bali sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kepolisian.
Lomba yang digelar mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WITA tersebut diikuti seluruh Bagian, Satuan, Seksi, dan Polsek jajaran Polres Gianyar. Wakapolres Gianyar bersama para Kapolsek turut hadir memberikan dukungan kepada masing-masing peserta selama proses penilaian berlangsung.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Polsek Sukawati berhasil menjadi yang terbaik dengan mengumpulkan nilai 602. Posisi kedua diraih Polsek Tampaksiring dengan nilai 587, sedangkan Polsek Tegallalang menempati peringkat ketiga setelah memperoleh nilai 585.
Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma mengatakan lomba penjor bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali.
"Melalui lomba penjor dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Polres Gianyar, hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut ngajegang budaya Bali. Penjor adalah simbol rasa syukur dan pengayubagya kita, sejalan dengan semangat Bhayangkara untuk selalu mengabdi kepada masyarakat," ujar AKBP Chandra C. Kesuma.
Menurut Kapolres, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antarpersonel di lingkungan Polres Gianyar.
"Termasuk meningkatkan kekompakan antarpersonel di lingkungan Polres Gianyar," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun