Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ribuan Seniman Bakal Tampil di Parade Kuta Karnival Ke-10
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ajang bergengsi dikawasan kota internasional “Kuta Karnival” rencananya bakal dibuka pihak Kementrian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif di Pantai Kuta, Rabu (10/10) besok . Untuk tahun ini mengangkat tema “The Prosperity World” yang menggambarkan masa kesejahteraan dunia khususnya dunia pariwisata. Ajang tahunan sebagai bentuk promosi pariwisata ini, tak hanya menampilkan kesenian tradisional tetapi juga seni modern termasuk melibatkan wisatawan mancanegara dalam bentuk parade dan festival.
Ketua Umum KK I Made Rudika mengatakan, memasuki tahun ke-10 ini KK bakal dilaksanakan selama lima hari mulai dari tanggal 10 – 14 Oktober mendatang. Parade dengan menampilkan beraneka barisan seni itu bakal mengawali hajatan yang menjadi inspirasi destinasi lain di nusantara. Ribuan seniman dipastikan bakal terlibat dalam bentuk karnaval yang dipusatkan di Pantai Kuta. “Dalam parade ini, kami akan menampilkan ratusan penari Legong Kraton khas Lotring, sebagai suguhan yang beda tahun ini,” katanya Selasa (9/10/2012).
Hal itu, jelasnya, sebagai bentuk penghormatan terhadap seniman tari legong asal Kuta, serta diharapkan dapat memberi warna baru dari pelaksanaan KK sebelumnya. Selain disambut pementasan Legong Kraton khas Kuta, para tamu undangan bakal disuguhlan kesenian Bali Agung dan modern dance yang dalam pagelarnnya dibarengi dengan pembacaan narasi. Ada juga iringan gamelan gender, sehingga tetap menampilkan kesan Bali tradisional. “Kami juga menampilkan Tari Sekar Jepun, tari maskot kabupaten Badung sebagai ucapan selamat datang,” ucapnya.
Selain itu, juga menampilkan peserta surfing kontes berbusana adat Bali yang tentu menjadi atraksi menarik bagi wisatawan. Para surfer akan mengenakan kain dan udeng untuk pria dan surfer wanita memakai kain dan selendang serta hiasan bunga di atas kepala untuk surfer perempuan. “Untuk modern dance kami menampilkan fashion oleh peragawati cantik,” ucap Generrak Manager Simpang Inn ini.
Hal baru juga dalam KK Ke-10, kata Rudika, adanya ogoh-ogoh yang disesuaikan dengan tema dan mengangkat ikon KK yaitu aktivitas yang ada di Kuta. Misalnya, orang menjadi chef atau juru masak, surfer, layangan, sepak bola, melepas tukik, gitar, orang gembira, photografer dan dua berbentuk Bhatara Baruna dan Dewi Sri. “Ogoh-ogoh pada umumnya berwujud Bhutakala, namun dalam KK ini kami Nedunang Ida Bhatari Dewi Sri ini sebagai lambang kesejahtearaan dan Dewa Baruna karena menggelar di dipingir pantai, sebagai upaya mohon keselamatan,” paparnya.
Di pengujung, akan menampilkan Pragmentari The Prosperity World berjudul Asweme Yadnya garapan Sanggar Tari Bali Kipas Kuta. Koordinator Parade I Gusti Agung Wirawan mengatakan pragmentari ini mengisahkan setelah perang beratayuda usai. Saat pertumpahan darah itu banyak mayat yang berserakan. Saat itu Dewa Baruna marah dan mengganggu dengan menyebar wong samar atau roh halus. Gumatat gumitit ini kemudian ngerumeda terhadap pandawa, sehingga menimbulkan wabah penyakit.
Pandawa kemudian minta petuah dari Kresna yang menyarankan untuk menggelar upacara aswemeda yadnya yang melakukan pakelem di laut. Dengan memuja Dewa Baruna. Selain itu juga melakukan upacara menetralisir buana agung dan buana alit, memuja Dewi Sri sebagai lambang kesejahteraan sehingga melahirkan kehidupan yang damai. Sebagai iringannya menggunakan gamelan gong kebyar. Untuk kegiatan KK ke-10 hampir sama dengan tahun sebelumnya, yakni ada turtle relase, paddle for peace, beach sport competition, surfing contest, photo exhibition dan body painting, musik fiesta serta food festival.
Sementara itu RA Ngurah Bagus Putra, Amd Par, MM selaku Sekretaris Umum KK -10 menyatakan food festival tahun ini animo peserta food festival luar biasa. ” Tahun ini panitia menyediakan 36 stole untuk food dan beverage dan lebih dari lima stole untuk clothing big sale semuanya terisi, bahkan hari-hari terkakhir animo peserta masih ada yang ingin bergabung, namun panitia terpaksa membatasi, ” ucap Ngurah Bagus. Dikatakan, peserta food festival diikuti oleh para perusahan hotel, restaurant yang ada di Kuta dan sekitarnya. Banyak pula usaha-usaha minuman dan tak lupa warung PKK Desa Adat Kuta pun terlibat. “ Kemasan food festival tahun ini sedikit berbeda, yang jelas kami tampilkan jauh lebih berkelas dengan back ground pantai Kuta yang memukau,” ucap Ngurah Bagus seraya food festival setiap tahun selalu mendapatkan atensi positif dan ditunggu pengunjung.
Lanjut Ngurah Bagus, membandingkan tahun–tahun sebelumnya yang selalu dihadiri ribuan orang , tahun ini optimis jumlah pengunjung akan membludak. “ Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang, apalagi di hibur dengan musik fiesta yang selalu menyedot penonton banyak,” terangnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang