Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Densus 88 Jaga Ketat Lokasi Peringatan Bom Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepolisian mulai mensterilkan lokasi peringatan Bom Bali I di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Kabupaten Badung, siang ini. Warga yang tidak berkepentingan dengan acara, dilarang masuk.
"Pukul 12.00 WITA areal GWK sudah mulai disterilkan," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol I Sunartha saat dihubungi Kamis (11/10/2012). Peringatan Bom Bali I rencananya akan dihadiri sekitar 3.000 undangan dari dalam dan luar negeri. Penjagaan dan pengamanan ekstra ketat di lokasi dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.
Petugas melakuan sweeping terhadap semua orang yang akan masuk ke GWK, baik pemeriksaan badan dan barang bawaan. "Identitas, kepentingan dan tujuan mereka yang akan masuk ke GWK harus diketahui secara jelas," tegasnya. Untuk pengamanan peringatan Bom Bali yang diharapkan terakhir kalinya digelar, sedikitnya 1.300 personel dikerahkan.
Petugas disiagakan di wilayah Barat dan Timur di Pulau Dewata. Pasukan ini disebar di semua lokasi startegis baik di areal peringatan Bom Bali maupun di lokasi lainnya seperti di pusat keramaian dan titik-titik pintu masuk Bali. Tidak hanya kepolisian, dalam pengamanan peringatan Bom Bali yang akan dihadiri Perdana Menteri Australia, Julia Giliard, melibatkan kekutan samping seperti unsur TNI yang jumlahnya sekitar 100 personel.
Di antara petugas yang diterjunkan adalah tim Densus 88 dan petugas sniper yang disebar di titik-titik penting yang dirahasiakan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang