Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Investor Diminta Presentasi Ulang

Minggu, 21 Oktober 2012, 08:24 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Untuk menghindari kontroversi dan konflik berkepanjangan terkait pengelolaan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dihimbau agar melakukan presentasi ulang di hadapan legislatif dan eksekutif, tentang tata cara pengelolaan kawasan Tahura Ngurah Rai.

Solusi ini diusulkan Ketua Partai Demokrat Bali Made Mudarta. Hal ini di sampaikan Mudarta terkait penolakan sejumlah pihak serta sikap DPRD Bali terutama dari Fraksi PDIP dan Golkar yang menolak izin pengelolaan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai seluas 102 hektar kepada investor PT Tirta Rahmat Bahari. "Tidak perlu dipersoalkan macam-macam. Kasihan Pak Gubernur karena tekanan ini cukup menjadi beban.

Ada banyak solusi bijak dan jalan tengah yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan konflik tersebut," ujar Mudarta, ketika ditemui di Sanur, Minggu (21/10/2012). Ia menyarankan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika agar mencabut dulu perijinan tersebut. Kemudian undang seluruh investor yang berminat mengelola Tahura Ngurah Rai. "Ini dibuat agar tidak menimbulkan kecurigaan terhadap Gubernur Bali dan jajarannya. Semuanya harus transparan.

Makanya undang lebih dari satu investor agar tidak terjadi pilih kasih disini. Investor mana yang paling cocok dengan aturan pengelolaan Tahura, maka dialah yang mendapat izin dan rekomendasi," sarannya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami