Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Implementasi E-JKBM Terganjal Masalah Teknis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Implementasi sistem elektronik Jaminan Kesehatan Bali Mandara (E-JKBM) hingga kini masih terganjal masalah tenis. Salah satu masalah teknis tersebut adalah ketersediaan dan kualitas akses jaringan internet di tingkat Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya pada keteranganya di Renon menyatakan hingga saat ini baru sekitar 60 puskesmas yang terintegrasi dalam jaringan E-JKBM dan masih terdapat 50 puskesmas yang belum terintegrasi dengan jaringan E-JKBM.
Kondisi ini terjadi karena masih ada puskesmas yang menggunakan sistem informasi kesehatan (SIK) yang lama yaitu kode diagnosis internasional (ICD) 9. “Padahal di E-JKBM itu pakai ICD 10, kalau semua pakai ICD 10 langsung dia tersambung, Dulu edisinya 9 sekarang edisi ke 10, itu bedanya, untuk rumah sakit sudah dilakukan penerapanya di rumah sakit Wangaya dan Sanglah , ini kembali pada komitmen rumah sakit, sebab kalau itu sudah diintegrasikan justru akan menguntungkan rumah sakit” ujar Ketut Suarjaya.
Suarjaya menambahkan hingga saat ini pemerintah provinsi Bali telah mencetak dan membagikan sekitar 650.000 kartu E-JKBM yang dapat digunakan masyarakat Bali untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Sisanya sebanyak 250.000 kartu ditargetkan akan selesai hingga akhir tahun ini.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli