Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Koalisi Parpol Usung Pastika dalam Pilgub Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menghadapi Pilgub Bali yang digelar 15 Mei 2013, koalisi partai politik dipastikan akan mengusung Made Mangku Pastika sebagai calon gubernur. Pastika diharapkan akan bertarung 'head to head' dengan calon gubernur yang diusung PDIP.
"Kandidat yang diusung untuk gubernur sudah dipastikan Made Mangku Pastika. Tapi untuk pendampingnya, kami masih komunikasikan, karena masing-masing partai punya kandidat," terang Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, di Denpasar Senin (19/11/2012).
Nama Pastika muncul dari hasil komunikasi politik dengan sejumlah partai. Dalam komunikasi politik ini, semua partai yang tergabung dalam koalisi sepakat akan mengusung Made Mangku Pastika, incumbent yang dipastikan tak lagi diusung PDIP. PDIP sendiri dikabarkan akan mengusung kadernya yang kini menjabat Wakil Gubernur Bali, Anak Agung Ngurah Puspayoga.
Di Partai Demokrat, kata Mudarta, sudah ada kandidat yang dijagokan mendampingi Mangku Pastika. Aspirasi yang berkembang sudah mengerucut kepada Made Mudarta. Namun Mudarta menyerahkan sepenuhnya kepada Majelis Tinggi Partai demokrat.
"Tinggal tunggu keputusan Majelis Tinggi. Majelis Tinggi akan berkomunikasi dengan kandidat gubernur. Ada kecocokan atau tidak. Harus ada 'chemistry' antara calon gubernur dan calon wakilnya agar bisa cocok," imbuhnya.
Bali ke depan, kata Mudarta, butuh pimpinan yang cerdas dan diakui kemampuannya di level internasional. Ini karena Bali sering menjadi tempat pertemuan internasional.
"Jadi calon Gubernurnya sudah pasti Pak Mangku, kita sudah komunikasi, Pak Mangku ingin melanjutkan program-program yang sudah berjalan selama ini. Untuk pendampingnya sudah dibangun komunikasi agar ada kecocokan, ada chemistry. Masing-masing partai akan putuskan siapa calonnya di level masing-masing,"ujarnya. Mudarta berharap pertarungan 'head to head' terjadi dalam Pilgub Bali 2013. Mudarta juga berharap Pilgub Bali yang digelar 15 Mei 2013 hanya berlangsung satu putaran. "Dengan head to head, rakyat lebih mudah memilih.
Gubernur terpilih meraup suara mayoritas, 50 persen plus 1. Jangan sampai gubernur terpilih hanya 31 persen. Artinya ada 69 persen yang tak memilih," ujar Mudarta.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 384 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 345 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 341 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang