Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Taman Satwa Direkomendasikan Gunakan Kawin Suntik

Senin, 10 Desember 2012, 06:12 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali merekomendasikan taman-taman satwa di Bali untuk menggunakan sistem kawin suntik dalam proses pengembangbiakan satwa.

Rekomendasi tersebut disampaikan menyusul masih diberlakukannya larangan untuk memasukkan ataupun membawa hewan keluar dari Bali akibat Bali masih dalam status KLB Rabies.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar mengatakan tidak mungkin melakukan pemasukkan ataupun membawa satwa keluar dari Bali selama status KLB rabies belum dicabut. Walaupun alasannya untuk pengembangbiakan satwa langka dan dalam upaya konservasi.

Apalagi hingga saat ini belum ada instansi yang berani memberikan jaminan bahwa satwa yang dibawa ke Bali atau ke luar Bali bebas rabies. “Karena Bali kawasan karantina sehingga tidak diperbolehkan, sampai Bali bebas rabies, maka di perda itu sudah ada tidak boleh membawa hewan keluar ataupun masuk Bali, karena sampai saat ini Bali masih dalam status kawasan karantina,” jelas Putu Sumantra. Putu Sumantra menegaskan kawin suntik adalah satu-satunya jalan dalam upaya pengembangbiakan satwa di taman satwa di Bali. Sebelumnya beberapa pengelola taman satwa mengalami kesulitan untuk melakukan perkawinan terhadap satwa yang dimiliki.

 

Sebab jika melakukan perkawinan antar satwa yang masih dalam satu kekerabatan akan menghasilkan generasi yang tidak baik. 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami