Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Sebelum KLB, SBY Kumpulkan Seluruh DPD di Nusa Dua
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Jero Wacik mengatakan sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) di Sanur di mulai, Susilo Bambang Yudhoyono terlebih dahulu akan mengumpulkan seluruh DPD se-Indonesia di Nusa Dua, Bali.
Wacik mengaku rencananya pertemuan Sabtu (30/3/2013) akan digelar pagi hari oleh SBY. "Besok (Sabtu 30 Maret 2013) Ketua-ketua DPD seluruh Indonesia akan dipanggil di Nusa Dua," ujar Wacik, dalam keterangan resminya di Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (29/3/2013).
Pemanggilan Ketua DPD se-Indonesia itu, kata Wacik, untuk memudahkan prosess SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat melalui forum Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar mulai Sabtu 30 Maret hingga Minggu 31 Maret 2013.
Selain itu, pemanggilan itu juga, menurut Wacik untuk memastikan jika nanti SBY ditetapkan sebagai Ketua Umum, maka hal itu tak akan mengganggu kinerja SBY sebagai Presiden. "Kita cari Ketum namanya kebutuhan. Kita coba rumuskan biar beliau tidak terganggu koordinasi. Semua opsi Mengarah kepada beliau. Sebetulnya beliau tidak mau diganggu urusan partai," tambah Wacik. Wacik yakin, seluruh DPD sudah komit menyatakan dukungannya kepada SBY sesuai aspirasi yang dikeluarkan seluruh DPD.
Wacik tak membantah jika forum KLB akan melakukan penyempurnaan AD/ART terkait Ketua Pelaksana Harian jika SBY nanti ditetapkan sebagai Ketua Umum. "Kalau ada penyempurnaan AD/ART itu mungkin iya," jelas Wacik.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 272 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 116 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan