Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Bekuk Empat Pelajar Pembobol Bengkel

Senin, 1 April 2013, 21:09 WITA Follow
Beritabali.com

google.com (ilustrasi)

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Jajaran buser Polsek Denpasar timur membekuk empat pelajar SMA - SMK pembobol bengkel di Jalan Nangka Utara, Denpasar, pada Sabtu (30/04). Empat kawanan yang ditangkap saat membobol toko handphone itu mengaku sudah beraksi sebanyak 10 kali di bengkel Tifani penyedia peralatan modifikasi motor.

Menurut Kapolsek Dentim, AKP I Putu Suprama, empat pelajar SMK dan SMA itu berinisial FAH alias Iir (17), RA alias Udi (17), AAS alias Rey (21) dan KW alias Kovet (15). Mereka ditangkap bermula saat pihak Polsek Dentim merazia trek-trekkan di simpang Jalan Gatot Subroto - Jalan Nangka, Denpasar, sekitar pukul 01.30 dini hari.

Ditengah pengejaran para pembalap liar itu, petugas buser mencurigai salah satu counter handphone di Jalan Nangka Utara yang kondisi plafonnya terbuka lebar. “Anggota menduga toko handphone dimasuki maling,” ujarnya, pada Senin (01/04).

Setelah dicek petugas, di atas plafon ditemukan sebuah tas diduga milik kawanan maling. Tak hanya itu, setelah ditelusuri, petugas juga menemukan sepeda motor Honda Vario didekat lokasi toko Handphone. Hasil penyelidikan, motor tersebut ternyata bukan milik warga setempat tapi milik pelaku yang sedang beraksi.

“Kita menyelidiki penemuan ini dan di jok sepeda motor kami temukan identitas pemiliknya,” bebernya. Beberapa jam diselidiki, petugas Polsek Dentim mengamankan dua orang ditempat pelariannya di Jalan Seroja Denpasar. Mereka diduga pelakunya, yakni berinisial FAH alias Lir dan RA alias Udi. “Keduanya mengaku ikut terlibat dan berperan sebagai yang mengawasi sekitar counter HP. Sementara temannya yang beraksi didalam,” ujar Kapolsek.

Berlanjut dari pengakuan dua tersangka, petugas kembali meringkus pelaku lainnya yakni AAS alias Rey tinggal di Jalan Ratna Denpasar. Ia ditangkap saat beraksi di rumah Tjok Istri Sri Padmawati dibelakang counter HP. “Dia (Rey, red) kita tangkap sedang membawa dua unit laptop hasil curian di rumah korban,” terangnya.

Tiga pelajar SMK dan SMA ini mengaku sejak Pebruari sudah 10 kali beraksi di bengkel Tifani milik Elton Alexander Elim yang letaknya persis dibelakang counter di Jalan Nangka Utara. Dibengkel tersebut mereka menyikat peralatan modifikasi motor dan menjualnya ke pasar loak. Sementara yang bertugas menjual adalah tersangka Rey dan hasilnya dibagi rata.

Cerita penangkapan terhadap pelaku lainnya pun bergulir. Dari keterangan tiga tersangka, mereka mengaku ada tersangka lain yang ikut beraksi. Yakni KW alias Kovet (17) dan akhirnya dia diamankan dirumahnya di Jalan Trengguli, Denpasar.

Selain mengamankan keempat tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti hasil kejahatannya diantaranya puluhan peralatan motor, dua laptop, hard disk dan motor Honda Vario yang digunakan untuk beraksi. Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Sementara itu, dari keterangan otak komplotan, tersangka Rey, aksi pencurian dibengkel lantaran tidak punya uang. Ia mengatakan uang hasil mencuri ini digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari. “Uangnya saya pakai belanja,” ujarnya singkat.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami