Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kambing-Kambing Simantri Bikin Petani Sejahtera

Jumat, 5 April 2013, 12:43 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Semangat, kerja keras, keuletan, inovasi dan kreatifitas merupakan kunci keberhasilan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) yang merupakan salah satu program unggulan Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mujangga Amertha Giri Banjar Belulang Desa Sepang Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng I Wayan Wardana ditemui di lokasi Simantri 067, Rabu (3/4).

Gapoktan yang diketuai Wardana beranggotakan 13 kelompok tani atau 361 KK merupakan salah satu pengelola Simantri yang cukup berhasil mengangkat perekonomian para petani yang tergabung di dalamnya. Menurut Wardana, keberhasilan yang diraih oleh Simantri 067 tidak dicapai secara instan.

“Semua yang kami capai sekarang ini hasil kerja keras dan kesungguhan seluruh anggota,” imbuhnya. Wardana berkeyakinan, Simantri yang dikelola dengan setengah hati tidak akan membuahkan hasil maksimal.

Selain itu, pengelolaan Simantri juga membutuhkan kreatifitas, inovasi serta semangat kewirausahaan. Apa yang diuraikan Wardana bukan isapan jempol semata. Pria kelahiran 13 April 1967 ini rajin melakukan uji coba serta mencari berbagai informasi di internet untuk pengembangan Simantri yang dikelolanya. Alhasil, Simantri Kambing yang dikembangkan sejak tahun 2011, saat ini telah menghasilkan berbagai produk olahan sampingan berbahan dasar susu kambing etawa diantaranya sabun padat, sabun cair dan krupuk susu kambing. Tak puas sampai di sana, Wardana pun mulai uji coba membuat lulur dan handbody lotion berbahan dasar susu kambing.

 

Seluruh produk tersebut dikombinasikan dengan sejumlah hasil komoditi pertanian lainnya seperti pepaya, lidah buaya, coklat, kopi, sereh, mengkudu dan strawberry. “Sebagian kita tanam di sini, sebagian lagi disuplay dari desa sekitar,” imbuhnya.  

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami