Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bangkai Pesawat Lion Air Akan Dipotong di Tempat Aman

Sabtu, 13 April 2013, 11:37 WITA Follow
Beritabali.com

www.beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Herry Bhakti mengatakan sebelum rencana akan dipotong-potong, bangkai pesawat terlebih dulu akan ditarik ke tempat yang lebih aman.

Alasan ditarik, menurut Bhakti karena areal jatuh pesawat merupakan area berbahaya dan area landing sehingga berbahaya dan berisiko. "Pesawat itu akan ditarik ketempat lebih aman, namun masih di sekitar lingkungan bandara," ujar Bhakti, Minggu (14/4/2013).

Sampai saat ini, kondisi pesawat masih seperti kemarin yakni terendam di laut di bagian barat landasan Bandara Ngurah Rai dan masih dipasangi garis polisi dan dijaga ketat petugas TNI AU.

Bhakti menambahkan, salah satu bagian black box masih akan dicari oleh tim penyelam dan satu bagian black box kemarin sudah berhasil diamankan. "Kita berusaha mencari salah satu bagian black box yang rencananya akan dicari oleh tim penyelam," imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan dilokasi tampak warga berusaha memanjat krib atau pengaman pantai untuk mendekati lokasi jatuhnya pesawat. Namun usaha warga itu akhirnya sia-sia karena dihalangi petugas. "Nelayan juga tidak boleh mendekat lokasi," tegasnya Setelah sempat ditutup rapat dan wartawan dilarang mendekat, kini dengan difasilitasi TNI AU, para wartawan diperbolehkan masuk dan hanya diberi waktu 15 menit untuk mengabadikan gambar.

 

Anggota Komisi V DPR RI juga tampak telah tiba di lokasi jatuhnya pesawat yang mengangkut 101 penumpang dan 7 kru pesawat itu. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami