Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Bangkai Pesawat Lion Air Akan Dipotong di Tempat Aman
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Herry Bhakti mengatakan sebelum rencana akan dipotong-potong, bangkai pesawat terlebih dulu akan ditarik ke tempat yang lebih aman.
Alasan ditarik, menurut Bhakti karena areal jatuh pesawat merupakan area berbahaya dan area landing sehingga berbahaya dan berisiko. "Pesawat itu akan ditarik ketempat lebih aman, namun masih di sekitar lingkungan bandara," ujar Bhakti, Minggu (14/4/2013).
Sampai saat ini, kondisi pesawat masih seperti kemarin yakni terendam di laut di bagian barat landasan Bandara Ngurah Rai dan masih dipasangi garis polisi dan dijaga ketat petugas TNI AU.
Bhakti menambahkan, salah satu bagian black box masih akan dicari oleh tim penyelam dan satu bagian black box kemarin sudah berhasil diamankan. "Kita berusaha mencari salah satu bagian black box yang rencananya akan dicari oleh tim penyelam," imbuhnya.
Sementara itu, dari pantauan dilokasi tampak warga berusaha memanjat krib atau pengaman pantai untuk mendekati lokasi jatuhnya pesawat. Namun usaha warga itu akhirnya sia-sia karena dihalangi petugas. "Nelayan juga tidak boleh mendekat lokasi," tegasnya Setelah sempat ditutup rapat dan wartawan dilarang mendekat, kini dengan difasilitasi TNI AU, para wartawan diperbolehkan masuk dan hanya diberi waktu 15 menit untuk mengabadikan gambar.
Anggota Komisi V DPR RI juga tampak telah tiba di lokasi jatuhnya pesawat yang mengangkut 101 penumpang dan 7 kru pesawat itu.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang