Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Evakuasi Bangkai Lion Gunakan Alat Pengapung TNI AL
badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Kolonel Pnb Atang Sudrajat menyatakan evakuasi bangkai pesawat Lion Air yang jatuh di barat landasan Bandara Ngurah Rai Bali akan melibatkan alat pengapung milik TNI AL Surabaya.
"Saat ini alat tersebut sudah dalam perjalanan ke perairan Bali untuk melakukan evakuasi terhadap bangkai pesawat yang masih berada di tengah laut atau tepat di ujung run way Bandara Ngurah Rai," ujarnya saat ditemui di Bandara Ngurah Rai Bali, Senin (15/4/2013).
Keterlibatan alat pengapung milik Angkatan Laut Surabaya, kata Atang, untuk mempermudah evakuasi dan meminimalisir kerusakan lingkungan hidup terutama terumbu karang yang saat ini sedang bertumbuh.
Sementara itu, Pjs Komandan Angkatan Laut Denpasar, Letkol Edi Eka Susanto mengaku, bila dibutuhkan pihaknya akan membantu mengirimkan tim penyelam. Selain melibatkan tim dan personil, pihak Angkatan Laut juga akan membantu untuk memotong badan pesawat yang ada di dalam air. "Kita siap membantu sesuai dengan kemampuan kita," imbuhnya.
Hingga saat ini, menurut Susanto, tim gabungan evakuasi belum berkoordinasi tentang keterlibatan pasukan Marinir Angkatan Laut atau pasukan katak untuk menyelam mencari VCR yang hingga kini belum ditemukan. Menurutnya, ada dua pilihan untuk melakukan evakuasi, yaitu pilhan pertama adalah bangkai kapal dievakuasi melalui jalur darat.
Bangkai yang sudah dipotong-potong tersebut, kata Susanto dibawa ke pinggir pantai dulu sebelum diangkut dengan alat lainnya. Namun, kesulitan rencana pertama itu adalah harus menunggu saat trafic ligth sepi yakni pukul 01.30 hingga 03.30. Sehingga, petugas evakuasi harus bekerja dinihari dan ini akan mendapatkan banyak kesulitan.
Langkah lain, jelas Susanto yaitu menggunakan kapal derek ke pesisir. Saat ini, kapal angkatan laut sudah dalam perjalanan dari Surabaya. Nantinya, kapal pengapung akan mengangkat bangkai kapal dan diarahkan ke darat.
"Setelah bangkai itu terangkat maka bangkai tersebut akan diderek dengan menggunakan kapal kecil lainnya dan menggereknya ke arah selatan untuk menghindari keluar masuknya pesawat karena lokasi bangkai pesawatnya tepat di depan run way," tutupnya.(dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan