Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Praktisi Pariwisata Minta Hentikan Impor Tenaga Kerja Asing
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Praktisi Pariwisata yang juga Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali, Dewa Gde Ngurah Byomantara meminta investor menghentikan perekrutan tenagamkerja asing khususnya dalam sektor pariwisata. Menurutnya, maraknya tenaga kerja (Naker) asing yang masuk ke Indonesia dan khususnya Bali akan memperkecil kesempatan pekerja lokal.
Padahal dari segi kompetensi, menurut Byomantara kwalitas tenaga kerja lokal juga sudah diakui dan tak kalah dengan asing. Byomantara mengaku jika dilihat aturan yang ada di indonesia sudah cukup bagus, namun impelementasinya perlu dipertanyakan.
"Makanya melalui kesempatan ini kami mengajak agar pengusaha memberikan kesempatan kepada anak-anak kami dan tenaga kerja lokal lainnya karena mereka juga kalau dikasik esempatan pasti bisa, jadi tidak pelu lagi mengimppr tenaga kerja asing," ujarnya di sela-sela pelaksanaan Job Fair & Exhibition ke 6 yang digelar STP, Rabu (17/4/2013).
Dengan adanya tenaga kerja asing, Bagi Byomantara, disatu sisi tentu merugikan tenaga lokal karena kesempatannya dikurangi. Namun disi lain ada memang ada dampak positifnya yaitu bisa membagi kompetensi yang dimiliki. Sayang, tidak semua tenaga kerja asing memiliki kompetensi yang diharapkan.
"Banyak juga mereka hanya sebagai simbol dan hanya memiliki sisi positif karena bule jadi lebih gampang memasarkan produk di negaranya. Sedangkan dari sisi kompetensi lain belum tentu. Saya banyak mendapat laporan, dari mantan mahasiswa saya yang duduk di Manajer, kalau mereka yang banyak mereka yang banyak kerja pontang-panting sedangkan GM nya tidak bisa kerja," paparnya.
Ajang Job fair, kata Byomantara untuk menjalan instruksi pemerintah agar pihaknya jangan hanya menghasikan naker profesional, tetapi lulusannya juga jangan sampai membebani masyarakat maupun pemerintah. Pihaknya Selalu menjalankan kerja sama dengan mitra kerjanya di bali maupun mencanegara. "Kegiatan ini membantu pemerintah untuk memberikan peluang kerja dan juga untuk membantu para lulusan perguruan tinggi di indoensia untuk mendapatkan peluang kerja," tegasnya.
Kegiatan job fair di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali diikuti oleh 31 perusahaan dengan 48 job egency (bursa kerja) dari level pelaksana sampai manajer. "Harapan saya agar masyarakat terutama para investor bisa menyakini kualitas lulusan yang ada di inodnesia dan bali sudah mampu menduduki jabatan penting dalam sebuah perusahaan. kami akan menunjukkan kepada meraka lulusan kami di bali sudah mampu menduduki jabatan puncak," harapnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3855 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang