Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Dinkes Bali Pertimbangkan Pendidikan Reproduksi
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Kesehatan Bali mempertimbangkan untuk melakukan pengintegrasian pendidikan reproduksi terutama masalah HIV/AIDS ke dalam kurikulum pendidikan di Bali. Namun Dinas Kesehatan Bali terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Dinas pendidikan, pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya dalam keteranganya di Renon Senin (6/5/2013) mengatakan, pengintegrasian pendidikan reproduksi sangat penting untuk menggugah kesadaran siswa terkait kesehatan reproduksi dan penyakit-penyakit reproduksi seperti salah satunya HIV/AIDS. Namun permasalahnya selama ini pendidikan reproduksi selalu dikaitkan dengan masalah pornografi.
“Kalau kita dalam konteks akademik, tidak ada istilah porno, karena semuanya harus dibuka di sana, dalam kelas, dalam akademik itu kita harus lihat dengan lengkap , kalau alat reproduksi pada laki-laki begini lho, tidak bisa kita tutupi apalagi diburamkan,” ujar dr. Ketut Suarjaya.
dr. Ketut Suarjaya menambahkan, sudah saatnya pendidikan kesehatan reproduksi dan masalah HIV/AIDS diberikan mulai tingkat sekolah. Hal ini untuk menghindarkan siswa dari berbagai penyakit yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 593 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 443 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik