Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Dinkes Bali Pertimbangkan Pendidikan Reproduksi
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Kesehatan Bali mempertimbangkan untuk melakukan pengintegrasian pendidikan reproduksi terutama masalah HIV/AIDS ke dalam kurikulum pendidikan di Bali. Namun Dinas Kesehatan Bali terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan Dinas pendidikan, pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya dalam keteranganya di Renon Senin (6/5/2013) mengatakan, pengintegrasian pendidikan reproduksi sangat penting untuk menggugah kesadaran siswa terkait kesehatan reproduksi dan penyakit-penyakit reproduksi seperti salah satunya HIV/AIDS. Namun permasalahnya selama ini pendidikan reproduksi selalu dikaitkan dengan masalah pornografi.
“Kalau kita dalam konteks akademik, tidak ada istilah porno, karena semuanya harus dibuka di sana, dalam kelas, dalam akademik itu kita harus lihat dengan lengkap , kalau alat reproduksi pada laki-laki begini lho, tidak bisa kita tutupi apalagi diburamkan,” ujar dr. Ketut Suarjaya.
dr. Ketut Suarjaya menambahkan, sudah saatnya pendidikan kesehatan reproduksi dan masalah HIV/AIDS diberikan mulai tingkat sekolah. Hal ini untuk menghindarkan siswa dari berbagai penyakit yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan