Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Duduk Perkara Kasus Tanah Waris, Gede Pasek Suardika Polisikan Kakak Kandung
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengacara kondang sekaligus politisi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika (GPS) melaporkan kakak kandungnya, Made Pasek Sudarsana, ke Polres Buleleng.
Laporan tersebut dilayangkan lantaran sang kakak diduga melakukan penggelapan tanah waris. Menurut informasi, laporan dilayangkan pada awal tahun 2025 lalu. Tak hanya di Polres, GPS juga melaporkan kakaknya hingga ke Polsek Sawan dan Kantor Pertanahan Buleleng.
Made Pasek Sudarsana mengatakan sebelum dilaporkan ke polisi, dirinya juga sudah beberapa kali disomasi oleh GPS. Sudarsana pun ingin agar kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun hingga kini mediasi tak kunjung terlaksana.
"Uang pengembalian gadai tanah sudah saya siapkan. Saya mau transfer tapi ditolak. Uangnya bahkan sudah saya titipkan ke polisi agar diserahkan ke dia (GPS). Namun dia maunya agar saya juga menyerahkan tiga sertifikat tanah atas nama saya. Itu tidak bisa saya kasih, makanya saya dilaporkan ke polisi," terangnya.
Sudarsana berharap persoalan keluarga ini dapat diselesaikan secara baik-baik. Sebab Sudarsana pun menilai dirinya hanya ingin menjaga warisan yang telah diberikan oleh orangtuanya.
”Kalau atas nama saya pribadi, karena amanat, biarkan itu tanggung jawab saya. Kalau atas nama orang tua, ayo duduk bersama biar dibagi,” ucapnya.
Terpisah, GPS menegaskan laporan ini dilayangkan atas kehendak dari sang kakak sendiri. ”Bukan kehendak saya. Tapi kehendak kakak yang terus nantang agar lewat jalur hukum setiap membicarakan tentang warisan. Saksinya juga ada,” ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura, belum bisa dikonfirmasi terkait laporan dari GPS ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli