Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 5 Oktober 2026
Dihantam Ombak, Nelayan Perancak Nyaris Tenggelam
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ganasnya ombak di perairan pantai Jembrana sejak dua minggu belakangan ini, ternyata bukan hanya menimbulkan abrasi di sepanjang bibir pantai, aktifitas para nelayan di Jembrana juga sangat terganggu.
Seperti yang terjadi Sabtu (1/6) pagi, seorang nelayan tradisional asal Desa Perancak, Jembrana nyaris tenggelam akibat jukung yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam gelombang tinggi.
Peristiwa tersebut terjadi, awalnya Putu Arnama (48), nelayan asal Desa Prancak, Jembrana, Sabtu subuh atau sekitar pukul 03.00 wita berangkat melaut seorang diri di perairan Desa Perancak dengan mengunakan jukung fiber yang digerakan dengan mesin.
Saat berangkat menurut Arnama saat menceritakan ke media, minggu (2/6), cuaca di pantai Perancak saat itu relatif normal dan tidak ada gelombang tinggi, sehingga dia tidak takut berada di tengah laut untuk memancing ikan seorang diri.
Demikian halnya menurut Arnama, saat dirinya selesai memancing dan hendak pulang, cuaca serta gelombang masih bersahabat. Namun saat jukungnya mendekati muara Perancak dan hendak masuk ke sungai Ijogading, tiba-tiba gelombang setinggi hampir empat meter datang menghatam jukungnya.
Beruntung beberapa nelayan yang berada di belakangnya dengan cepat memberikan pertolongan, sehingga dirinya selamat dari maut.
“Saya sempat tenggelam, saya telah berusaha menggapai jukung saya yang sudah terbalik, tapi saya karena terlempar jauh dari jukung, sehingga jukung tidak bisa saya raih."Tuturnya.
Mengetahui ada nelayan tradisional yang tenggelam, beberapa warga yang kebetulan berada dekat dengan lokasi juga berusaha membantu korban. Alhasil korban dan perahunya berhasil diselamatkan. Namun sial, seluruh perlengkapan tangkap ikan milik Arnama serta hasil tangkapan hilang dibawa gelombang.
“Semua perlengkapan memancing saya hilang, ikan yang saya dapatkan juga habis. Sedangkan jukungnya rusaknya tidak terlalu parah, hanya mesinnya yang kemasukan air laut. Mesinnya juga tidak sampai lepas dari jukung karena saya ikat kuat,”terangnya. dengan kejadian tersebut, Arnama mengaku menderita kerugian sekitar Rp 1,7 juta.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1183 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 932 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 519 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 491 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 477 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung