Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Tol Bali Akan Dilengkapi Alat Ukur Kecepatan Angin
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jalan tol Bali sepanjang 12, 9 Kilometer akan dilengkapi alat ukur kecepatan angin. Alat ukur angin itu dipasang untuk mengetahui kecepatan angin dan mengantisipasi keamanan pengendara.
Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol, Akhmad Tito karim menyatakan alat ukur kecepatan angin itu nantinya digunakan sebagai tolak ukur buka tutupnya tol terutama bagi kendaraan sepeda motor.
"Secara selektif akan kita buka tutup, terutama bagi pengendara sepeda motor. Lajur sepeda motor dibuat terpisah dengan lajur mobil. Lebarnya 3,2 meter. Kami juga akan melengkapi dengan patroli," ujar Tito, ketika memberikan keterangan resminya di Denpasar, Kamis (4/7/2013).
Tito berharap kehadiran tol Bali pertama kalinya Pulau Dewata itu bisa menggairahkan perekonomian warga Bali yang tersendat akibat kemacetan yang semakin parah. Ia meminta kepada warga Bali untuk menjaga tol itu bersama-sama.
"Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung ikut menanamkan modalnya. Keduanya memiliki saham 8 persen dan menyetorkan Rp100 miliar," jelasnya.
Lebih jauh Tito memaparkan jika pihak swasta belum begitu tertarik menanamkan modalnya di sektor pembangunan infrastruktur jalan tol. Pasalnya, investasi di jalan bebas hambatan itu baru bisa merasakan untung jika sudah berjalan 10 tahun lebih.
"Untung itu setelah 10 tahun. Sebelum itu kita minus," paparnya
Meski begitu, Tito mengaku dengan banyak faktor yang ada, bisa saja perkiraan untung di atas 10 tahun itu meleset. Ia mencontohkan, jika hasil prediksi tol tersebut harus dilalui 40 ribu kendaraan tiap harinya, maka jika diakumulasi tiap tahun, jumlahnya harus meningkat 10 persen.
"Itu juga sangat tergantung dari ramalan, apakah lalu lintas yang akan melalui tol itu tepat. Ramalan itu soal berapa kendaraan yang akan lewat," imbuhnya.
Jika perhitungan itu tidak tercapai, Tito menjamin keuntungan akan membutuhkan waktu lebih lama lagi. Namun demikian, Tito menyebut masih bisa disiasati dengan menaikkan tarif jalan tol dengan regulasi penyesuaian tarif tol tiap dua tahun sekali.
"Tergantung besaran inflasi. Itu sebabnya pihak swasta belum tertarik investasi jalan tol, karena penuh dengan ketidakpastian soal break event point. Kami sebagai BUMN memang berkorban," dalihnya.
Sebelum dibuka untuk umum, jalan tol diatas perairan yang menghubungkan Denpasar dengan Kuta serta Nusa Dua itu pada Sabtu 6 Juli 2013 terlebih dahulu akan digelar acara 'Sinergi BUMN Funbike dan Funwalk' di Tol Bali. Acara tersebut akan dibuka dan diikuti oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan.
Selain diisi acara sepeda dan jalan santai, event itu juga diisi suguhuhan musik, tari kecak dan lainnya.
"Kami mengajak masyarakat untuk menikmati suasana tol Bali pada acara itu. Acara akan dimulai pukul 16.00-20.00 WITA," tutupnya. (dws)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang