Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Penularan Rabies Cenderung Terjadi Pada Anjing Liar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali mengklaim bahwa penularan rabies di Bali cenderung terjadi pada anjing liar dan anjing yang diliarkan. Hal ini terjadi karena saat dilakukan kegiatan vaksinasi masal, anjing-anjing liar bersembunyi kedaerah hutan dan perbukitan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar (20/7/2013) menyatakan selain terjadi pada anjing liar kasus rabies juga terjadi secara sporadis dan tidak terpusat pada satu wilayah.
Terbukti dari sekitar 500 anjing yang sebelumnya diduga rabies dan diuji di Balai Veteriner Denpasar hanya 18 ekor yang dinyatakan positif.
“sekitar 18 ekor yang positif itu pun kebanyakan oleh anjing liar yang terjadi itu ada di Bangli, Gianyar, Kota Denpasar sudah tidak ada, Buleleng hanya satu ekor,
kemudian Jembrana dari 3 bulan sudah tidak ada lagi,” papar Putu Sumantra.
Putu Sumantra menambahkan guna menanggulangi rabies, vaksinasi telah terus dilakukan. Bahkan pada vaksinasi tahap keempat tercatat sekitar 300.000 anjing telah divaksinasi dari target sekitar 320.000-35.000 anjing.
Sementara guna melakukan penanggulangan rabies pada tahun ini pemerintah provinsi Bali mengalokasikan dana mencapai Rp. 10 miliar.(mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3855 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang