Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Penularan Rabies Cenderung Terjadi Pada Anjing Liar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali mengklaim bahwa penularan rabies di Bali cenderung terjadi pada anjing liar dan anjing yang diliarkan. Hal ini terjadi karena saat dilakukan kegiatan vaksinasi masal, anjing-anjing liar bersembunyi kedaerah hutan dan perbukitan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar (20/7/2013) menyatakan selain terjadi pada anjing liar kasus rabies juga terjadi secara sporadis dan tidak terpusat pada satu wilayah.
Terbukti dari sekitar 500 anjing yang sebelumnya diduga rabies dan diuji di Balai Veteriner Denpasar hanya 18 ekor yang dinyatakan positif.
“sekitar 18 ekor yang positif itu pun kebanyakan oleh anjing liar yang terjadi itu ada di Bangli, Gianyar, Kota Denpasar sudah tidak ada, Buleleng hanya satu ekor,
kemudian Jembrana dari 3 bulan sudah tidak ada lagi,” papar Putu Sumantra.
Putu Sumantra menambahkan guna menanggulangi rabies, vaksinasi telah terus dilakukan. Bahkan pada vaksinasi tahap keempat tercatat sekitar 300.000 anjing telah divaksinasi dari target sekitar 320.000-35.000 anjing.
Sementara guna melakukan penanggulangan rabies pada tahun ini pemerintah provinsi Bali mengalokasikan dana mencapai Rp. 10 miliar.(mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2366 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun