Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penularan Rabies Cenderung Terjadi Pada Anjing Liar

Sabtu, 20 Juli 2013, 17:02 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali mengklaim bahwa penularan rabies di Bali cenderung terjadi pada anjing liar dan anjing yang diliarkan. Hal ini terjadi karena saat dilakukan kegiatan vaksinasi masal, anjing-anjing liar bersembunyi kedaerah hutan dan perbukitan.
 
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra dalam keteranganya di Denpasar (20/7/2013) menyatakan selain terjadi pada anjing liar kasus rabies juga terjadi secara sporadis dan tidak terpusat pada satu wilayah.

Terbukti dari sekitar 500 anjing yang sebelumnya diduga rabies dan diuji di Balai Veteriner Denpasar hanya 18 ekor yang dinyatakan positif.
 


“sekitar 18 ekor yang positif itu pun kebanyakan oleh anjing liar yang terjadi itu ada di Bangli, Gianyar, Kota Denpasar sudah tidak ada, Buleleng hanya satu ekor,
kemudian Jembrana dari 3 bulan sudah tidak ada lagi,” papar Putu Sumantra.
 
Putu Sumantra menambahkan guna menanggulangi rabies, vaksinasi telah terus dilakukan. Bahkan pada vaksinasi tahap keempat tercatat sekitar 300.000 anjing telah divaksinasi dari target sekitar 320.000-35.000 anjing.

Sementara guna melakukan penanggulangan rabies pada tahun ini pemerintah provinsi Bali mengalokasikan dana mencapai Rp. 10 miliar.(mlt)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami