Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antisipasi Laka Mudik, RSU Negara Tambah Tenaga Medis

Negara

Senin, 5 Agustus 2013, 20:04 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com/Ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com. Negara. Kepadatan arus mudik yang terjadi sejak H-10 menjelang Lebaran di Jalur Denpasar Gilimanuk, tidak dipungkiri akan menyebabkan terjadinya kecelakaan. Apalagi ribuan kendaraan yang melintas di jalur utama Denpasar Gilimanuk sebagian berkecepatan tinggi. Sehingga akan rawan terjadinya kecelakaan.

Untuk melayani korban kecelakaan saat musim lebaran kali ini, pihak Rumah Sakit Umum Negara telah melakukan antisipasi dengan menambah tenaga medis di IGD (Instalasi Gawat Darurat) penambahan tenaga medis di IRD RSU Negara meliputi dua orang petugas catatan medik dan dua orang perawat selain itu dokter-dokter pun disiagakan untuk melayani pemudik bila ada yang mengalami kecelakaan.

Menurut  Bupati Jembrana I Putu Artha, Senin (5/8) pagi saat melakukan pmeriksaan fasilitas yang disiapkan di IGD RSU Negara.“ Kita tidak berharap terjadi kecelakaan selama mudik, tetapi kalaupun itu ada, IGD harus siap dengan tenaga dan peralatannya“ ungkapnya.

Selain itu Bupati Artha juga meminta pihak RSU Negara untuk menyiapkan tambahan bad dan ruangan pasien, untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pasien selama musim lebaran ini.

Antisipasi lainnya yang dilakukan Pemkab Jembrana dalam melayani pemudik, seluruh puskemas yang ada di setiap kecamatan, mulai dari Pekutatan hingga Melaya, harus tetap siaga selama 24 jam.

“Di setiap kecamatan kita sudah siagakan Puskesmas yang melayani rawat inap, ini semua untuk melayani masyarakat pemudik“ tambah Artha. Bupati berharap, para pemudik untuk tetap waspada dan berhati-hati mengendari kendaraannya. Keselamatan tetap harus diutamakan.

Sementara itu Direktur RSU Negara dr. Dwipayana mengungkapkan, selama musim mudik lebaran tahun ini, pihaknya sudah menerima pasien pemudik. Bahkan dari keterangan yang didapat di IGD tiga orang korban pemudik meninggal dunia dan satu orang harus diamputasi kakinya akibat kecelakaan.(Jsp)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami