Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




APEC Minta Pelaku UKM Tingkatkan Nilai Ekspor

Denpasar

Sabtu, 7 September 2013, 21:57 WITA Follow
Beritabali.com

google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan menyatakan negara anggota APEC meminta pelaku usaha kecil menengah (UKM) agar bisa meningkatkan arus ekspor dengan dukungan berbagai kebijakan dan kerja sama antar negara.

Menurut Ketua Harian Partai Demokrat itu, dalam pertemuan tingkat menteri-menteri UKM se Asia Pasifik ke-20 selama 2-7 September, Syarif mengungkapkan jika pertemuan yang berakhir ini berhasil mencapai beberapa kesepakatan kerjasama bagi pelaku UKM antar negara anggota APEC.

"Terbuka peluang cukup lebar bagi pelaku UKM termasuk dari Indonesia ke negara lainnya atau sebaliknya dari negara lain ke Indonesia. Saat ini, semua anggota membuat kebijakan masing-masing supaya bisa mendorong arus ekspor dari pelaku UKM,"ujar Syarief, usai penutupan APEC SMEMM and Related Meeting ke-20 di Nusa Dua Bali, Sabtu (7/9/2013).

Suami artis cantik Inggrid Kansil itu mengaku bahwa pelaku UKM sangat penting meningkatkan nilai ekspornya. Pasalnya, saat ini terjadi defisit ekspor sehingga jika dalam waktu satu tahun ke depan hal itu dilakukan akan dapat meningkatkan ekspor Indonesia.

Pertemuan APEC SMEMM and Related Meeting ke-20 di Bali, kata Syarif, menghasilkan point penting dimana semua negara telah membuka pintu untuk kegiatan ekspor berbagai komoditi. Namun Syarief, jujur mengakui jika kendala utama dan klasik saat ini yang masih menghantui UKM adalah kemampuan keuangan mereka. "Kita menyepakati untuk memfasilitasi, siapa UKM yang mau ekspor seperti lewat kredit perbankan untuk ekspor impor maupun asuransi," ucapnya.
 
Pasca pertemuan ini, sambung Syarif, jika semua menteri terkait nantinya akan berkoordinasi dalam upaya bersama meningkatkan ekspor. "Meningkatkan kapasitas UKM lewat workshop atau pelatihan managerial yang bertujuan mendorong agar produk ekspor bisa lebih berkualitas dan sesuai pasar atau keinginan konsumen," pungkasnya. (dws)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami