Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ormas Baru Anas Diyakini Membuat SBY Pusing
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Ormas baru yang digagas Anas Urbaningrum yakni Pergerakan Indonesia (PI) diyakini sendiri oleh kubu Anas, bakal membuat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pusing.
Banyak kader dan pengurus Partai Demokrat bergabung ke ormas ini. Hal ini diyakini akan membuat SBY pusing.
"Cikeas (istilah menyebut SBY dan koleganya) pusing betul," kata juru bicara ormas PI, Ma'mun Murod Al-Barbasy, kepada inilah.com, Minggu (15/9/2013).
Ma'mun menegaskan, ormas ini lahir dari orang-orang yang kecewa dengan sikap SBY di partai. Ormas ini juga, katanya, diisi oleh orang-orang yang masih aktif di Demokrat tetapi loyal terhadap Anas.
"Kita bukan anak kemarin sore yang lugu dan gampang ditaklukkan," tegas pengajar di FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.
Dia yakin, bahwa dengan deklarasinya ormas PI ini, membuat suara Demokrat di 2014 akan makin anjlok. Target 15 persen yang dicanangkan partai, diyakini oleh Ma'mun bakal turut drastis.
"Kalau pemilu jujur bisa di bawah 10," katanya.
Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang didirikan Anas Urbaningrum dan sejumlah loyalisnya di Partai Demokrat, diprediksi akan menjadi partai politik. Anas memberi sinyal kalau ormas ini menjadi parpol di 2019.
Ketika ditanya apakah PPI akan menjadi sebuah parpol pada 2019 mendatang, Anas tidak mengiyakan. Namun mengisyaratkan tidak juga menutup kemungkinan hal tersebut.
"Ini kan 2013, 2019 masih jauh," kata Anas di kediamannya, jalan Teluk Semangka Blok C9 No 1 Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (15/9/2013).
Menurutnya masih banyak yang harus dilakukan PPI ke depan. Pasalnya, PPI merupakan langkah penting dari potensi-potensi gerakan yang bermanfaat untuk Indonesia lebih baik.
Anas menambahkan, PPI juga terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung. Bahkan tidak menutup pintu kepada kader Partai Demokrat.
"Ini Ormas terbuka, partai apapun bisa masuk. Yang hadir di sini juga berlatar belakang partai beragam, termasuk di daerah yang selama ini berkomunikasi akan menjadi bagian," tambahnya.
Dalam peresmian Rumah Pergerakan Indonesia di kediamannya itu, dihadiri oleh sejumlah orang yang berlatar belakang organisasi serta aktifis. Mereka diantaranya dari GMNI, Pemuda Anshor. Bahkan ada pula yang berlatar belakang partai seperti Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Terkait hal itu dirinya membantah PPI merupakan ancaman bagi parpol-parpol lain.
"Bukan bermaksud menggerogoti siapa-siapa dan tidak mengancam partai manapun. Kami tidak ingin menjadi ancaman," tandas mantan Ketum PB HMI ini. [bbn]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang