Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Orang Dekat SBY Mangkir Dari Panggilan KPK

Selasa, 11 Februari 2014, 20:42 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Pengusaha Sengman Tjahja tidak menghadiri pemanggilan yang dilayangkan oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) hari ini. Seharusnya, Sengman akan dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap kuota impor daging sapi dengan tersangka Maria Elizabeth Liman. "Hari ini KPK sedianya menjadwalkan pemeriksan Sengman Tjahja, tadi belum hadir," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, Selasa (11/2/2014).

Johan mengaku tidak mengetahui alasan mangkirnya pengusaha yang disebut-sebut dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Sengman rencananya akan diperiksa tim penyidik KPK, karena dianggap mengetahui, melihat, atau mendengar sangkaan tindak pidana korupsi terhadap bos PT Indoguna Utama tersebut.

Dengan demikian, Sengman dua kali mangkir dari panggilan KPK. Sebelumnya ia dijadwalkan diperiksa pada 19 November 2013. Namun, saat itu Sengman tak hadir lantaran tengah menjalani operasi di Singapura.

Andil Sengman terungkap dalam persidangan Fathanah saat jaksa memutar rekaman pembicaraan Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro PKS, dan Ahmad Fathanah di Kuala Lumpur, Malaysia, Januari 2013. Fathanah, dalam rekaman itu menyampaikan kepada Ridwan bahwa uang Rp 40 miliar sudah dikirim melalui Sengman dan Hendra.

Saat bersaksi, Ridwan mengungkapkan bahwa Sengman adalah utusan Presiden Yudhoyono. Menteri Pertanian Suswono saat bersaksi dalam perkara korupsi pengurusan kuota impor daging sapi mengaku pernah dihampiri Sengman di rumah dinasnya. Menurut Suswono, Sengman datang memperkenalkan diri sebagai orang yang sangat dekat dengan Presiden.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami