Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Paranormal : Makhluk Gaib Bajak Pesawat MAS MH370
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Belum ditemukannya pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 yang hilang kontak sejak Sabtu (8/3/2014) dini hari, menimbulkan banyak spekulasi termasuk menghubungkannya dengan hal-hal gaib yang tidak masuk akal. Seorang paranormal ternama Malaysia, Dato' Sri Panglima Mahaguru Ibrahim Mat Zin, turut membantu mencari pesawat Boeing 777-200 yang dilaporkan hilang di wilayah udara Vietnam itu.
Mengutip Asiaone, menurut penerawangan Dato' Ibrahim, pesawat yang hilang tersebut dibajak oleh makhluk gaib dari golongan peri bernama 'Buniyan'.
Penerawangan itu ia dapatkan setelah melakukan ritual pencarian secara gaib di Bandara Internasional Kuala Lumpur Malaysia, Senin (10/3/2014) kemarin. Sang dukun menggunakan alat tradisional penangkap ikan yang bernama bubu dan bambu sebagai media pencarian gaibnya itu.
"Berdasarkan penerawangan saya, pesawat hilang itu dibajak oleh Peri Buniyan. Saya bisa menemukannya, karena saya 'melihat' pesawat itu dikelilingi makhluk hitam besar berupa elang," tuturnya.
Menurut Dato' Ibrahim, pesawat itu masih 'ditahan' oleh Peri Buniyan di udara, tapi memang tak bisa dilihat kasat mata oleh manusia biasa. Wah, ada-ada saja.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4541 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun