Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Forum Rektor:Capres Dua Pihak harus Berjiwa Besar

Senin, 14 Juli 2014, 20:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/inilah

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Forum Rektor Indonesi (FRI) mengharapkan perbedaan hasil hitungan cepat oleh beberapa lembaga survei disikapi dengan kebesaran jiwa. Sebab, bila hal itu disikapi dengan emosional hanya perpecahan yang didapat.

Begitu disampaikan Ketua FRI Ravik Karsidi ditanya mengenai perbedaan hitungan cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei yang memicu adanya beda pendapat kedua kandidat. Untuk itu ia berharap pada kedua kandidat mengajak pendukungnya bisa menyikasp dengan berjiwa besar.

"Perbedaan yang ada di masyarakat kami berharap disiklapi dengan sebaik-nya. Karena bahwa mungkin berbeda pendapat itu sudah biasa," kata Ravik saat ditemui di Hotel Saripan Pasific Jakarta, Senin (14/7/2014).

Terlebih ia meyakini bila hal tersebut dilakukan oleh masing-masing pasangan, maka perbedaan pendapat yang berujung pada tindakan anarkis bisa terelakan. Sebab perpecahan hanya akan menimbulkan kerugian bagi semua rakyat Indonesia.

"Sebenarnya kalau masing-masing melakukan dengan sikap saling percaya saling menghormati. Tidak akan ada lagi kita kehawatirkan lagi seperti perpecahan," tegas Rektor Sebelas Maret ini.

Dengan itu ia berharap pada kedua pasangan capres/cawapres tidak lagi mengklaim hitunga mereka yang paling benar. Sebab itu sangat membahayakan adanya potensi perpecahan. Ia pun meminta sebaiknya kedua pasangan menunggu hasil dari KPU pada 22 Juli.

"Jangan sampai merasa benar sendiri dengan kaca mata sendiri-sendiri (bahaya)," tegas Ravik.

Dalam kesempatan itu, ia bersama rektor-rektor yang lain juga mengimbau kepada mahasiswa melakukan pengawalan terhadap hasil Pilpres 9 Juli 2014. Hal itu bertujuan untuk terciptanya Pilpres yang jujur dan adil.

 

"Kami mengharapkan seluruh mahasiswa kami. Seluruh kampus yang ada di Indonesia. Baik itu perguruan tinggi negeri, swasta, kami mengharapkan mereka benar-benar menjaga kenetralan mereka untuk mengawal pemilu," tutup Ravik. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami